|
Pergantian Panglima TNI
Ketua Komisi Pertahanan Persilakan Anggota Klarifikasi Soal Pengadaan Ambulans
Selasa, 04 Desember 2007 | 15:05 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Komisi Pertahanan DPR Theo L. Sambuaga menilai Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Djoko Santoso sudah gamblang menjelaskan pengadaan 35 unit ambulans. "Saya kira penjelasannya sudah jelas," katanya di gedung MPR/DPR, Selasa (04/12).
Namun ia mempersilahkan anggota komisi yang belum puas bertanya lagi dalam uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI besok. "Kalau ada yang belum puas silahkan ditanya lagi," katanya.
Anggota Komisi Yuddy Chrisnandi memastikan dirinya akan meminta klarifikasi dari calon Penglima Jenderal Djoko Santoso tentang pengadaan 35 unit ambulans> ia menilai pengadaan itu tidak sesuai kontrak. Sesuai kontrak yang diteken Djoko Santoso, kata dia, disebutkan pengadaan ambulans. "Tapi realisasinya mobil panther pick up," katanya.
Pengadaan 35 unit ambulans oleh TNI Angkatan Darat yang tidak sesuai kontrak mencuat dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi Pertahanan DPR Senin kemarin. Dalam rapat tersebut Djoko Santoso mengakui kontrak 35 unit kendaraan militer tidak sesuai pesanan. Dalam pemesanan disebutkan ambulans namun di kontrak tertulis mobil pick up. Perbedaan pencantuman nama tersebut, kata dia, agar perakitan ambulans dilakukan di Indonesia.
Yuddy menilai jawaban tersebut tak jelas dan aneh. Kalau pemesanan tidak sesuai kontrak, kata dia, TNI Angkatan Darat diminta membatalkan. Ia meminta Djoko Santoso mengklarifikasi dengan jelas dalam uji kelayakan dan kepatutan nanti. "Agar tidak menghambat pencalonannya sebagai Panglima," katanya.
Dwi Riyanto Agustiar
INDEKS BERITA LAINNYA :
|