|
BP3 Laporkan Pemalsuan Surat Keterangan Arca
Selasa, 04 Desember 2007 | 18:46 WIB
TEMPO Interaktif, Solo:Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Tengah, Sri Ediningsih, melaporkan kasus pemalsuan surat instansinya.
Sri Ediningsih menyatakan tidak bisa menerima tindakan Heru Suryanto, tersangka perdagangan arca koleksi Museum Radya Pustaka, yang mencatut namanya.
Kepada petugas Poltabes Solo yang menerimanya, Sri Ediningsih yang ditemani Ketua Kelompok Kerja Perlindungan BP3 Jawa Tengah, Lambang Babar Purnomo, mengatakan semua surat yang menyertai jual-beli lima arca kuno antara Hugo Kriegjer dengan Hashim Djojohadikusumo adalah palsu. “Saya melaporkan hal ini, agar pemalsuan ini segera diungkap kepolisian,” ujarnya, Selasa (4/12)
Sri Ediningsih membuat laporan polisi sehari setelah Hashim Djojohadikusumo diperiksa penyidik Poltabes Solo. Hashim menyatakan bersedia membeli arca yang ternyata berasal dari Museum Radya Pustaka karena Hugo Kriejger yang menjualnya menyertakan surat-surat yang memperkuat kelegalan arca tersebut. Kepada wartawan, Hashim memperlihatkan surat-surat tersebut yang ditandatangani Sri Ediningsih.
Selain keterangan bahwa arca-arca yang dijual tersebut bukan benda cagar budaya sama sekali tidak benar, Edininsgih mengatakan teknis suratnya seperti tanda tangan, kop, stempel, dan penomoran juga dipastikan palsu. Dia menunjukkan perbedaan surat yang benar-benar dikeluarkan BP3 dengan surat yang diakui Heru Suryanto, salah satu tersangka pencurian arca, dipalsukannya.
Imron Rosyid
INDEKS BERITA LAINNYA :
|