|
Calon Panglima Nilai Kekuatan TNI Belum Memadai
Rabu, 05 Desember 2007 | 10:59 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Calon Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso menilai kekuatan TNI belum cukup memadai untuk menjaga keamanan bangsa. "Saat ini prosentase masih dibawah ideal," kata Djoko dalam pemaparan visi dan misi saat uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI di Komisi Pertahanan, Rabu (5/12).
Ia mengungkapkan, jumlah kekuatan tentara ideal dan dianut negara lain adalah 0,4 persen dari jumlah penduduk. Kekuatan TNI saat ini berjumlah 387.870 personil yang terdiri dari kekuatan angkatan darat 298.517 personil, kekuatan angkatan laut 60.963 personil, dan kekuatan angkatan udara 28.390 personil. Ditambah jumlah PNS TNI 68.647 personil.
Menurut dia, jumlah kebutuhan TNI yang ideal adalah 880 ribu personil. TNI, kata dia, akan menargetkan hingga tahun 2009 jumlah personil TNI akan meningkat 432.129 personil. "Angka ini baru bisa memenuhi sekitar 49,10 persen dari jumlah kebutuhan TNI yang ideal," katanya.
Dia mengatakan, beberapa kendala yang dihadapi untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalitas TNI adalah sumber daya manusia yang belum memadai, sarana dan prasarana yang terbatas dan kesejahteraan anggota TNI yang masih kurang.
Tugas pokok TNI adalah menjaga keamanan dan keutuhan bangsa dan negara. "Kita akan secara perlahan membenahinya. TNI akan memfokuskan pada tugas pokok TNI," katanya.
Selain itu, TNI akan mendapat berbagai tantangan yaitu terkait dengan isu-isu masalah perbatasan, konflik separatis, aksi terorisme penanganan tindak pidana kerusakan lingkungan, dan masalah penanganan hak asasi manusia. Dikhawatirkan, kata dia, akan melibatkan pihak asing dalam masalah konflik yang bisa memperparah kondisi. "Ancaman itu akan menjadi tantangan bagi kami," katanya.
EKO ARI WIBOWO
INDEKS BERITA LAINNYA :
|