Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Mayoritas Penduduk Dunia Derita Gigi Berlubang
Rabu, 05 Desember 2007 | 13:54 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sembilan puluh lima persen penduduk dunia mengalami penyakit infeksi gigi berlubang. Untuk itu upaya pencegahan dengan meningkatkan kesadaran perlu dilakukan.

Dekan fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Sri Angky Soekanto mengatakan masyarakat di kota-kota besar seperti Jakarta mulai peduli pada kesehatan gigi. Terlihat dari semakin meningkatnya jumlah pasien yang membersihkan karang gigi dan merawat kecantikan gigi.

"Sayangnya masih sedikit yang mau melakukan pencegahan gigi berlubang sejak dini," katanya dalam acara penandatanganan kerja sama dengan perusahaan permen karet Lotte.

Dokter gigi Elza Ibrahim menjelaskan untuk mencegah gigi berlubang dapat dilakukan dengan memilih makanan sehat dan mengurangi konsumsi gula. Gula bisa diganti dengan xylitol yaitu sejenis pemanis alami dari golongan pentitol. "Sebaiknya setiap sesudah makan," katanya.

Xylitol mampu menghentikan penyakit gigi berlubang maupun plag karena mampu menekan jumlah bakteri. Xylitol dapat dikonsumsi dalam bentuk permen karet maupun obat kumur.
Aqida Swamurti


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk112931 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data