Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Antasari Azhar Terpilih Sebagai Ketua KPK
Rabu, 05 Desember 2007 | 22:54 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Melalui proses pemilihan malam ini, Komisi Hukum DPR menetapkan Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Antasari Azhar sebagai Ketua KPK.

Antasari Azhar terpilih dengan dukungan 41 suara, sementara pesaingnya Chandra M Hamzah hanya mendulang 8 suara.

Mekanisme pemilihan ketua KPK ini dilakukan terhadap dua anggota KPK yang memiliki dukungan suara terbanyak yaitu Advokad Chandra M Hamzah dengan 44 suara dan Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Antasari Azhar dengan 37 suara.

Ketua Komisi Hukum DPR Trimedya Pandjaitan mengatakan ketua KPK yang terpilih adalah Antasari Azhar. "Kita telah tetapkan berdasarkan voting tahap kedua," katanya seusai perhitungan suara Ketua KPK di Gedung DPR, Rabu malam (5/12).

Hal itu, kata dia, telah dilaksanakan secara demokratis. Hasilnya telah disetujui oleh seluruh anggota Komisi Hukum. Sebelumnya, kata dia, DPR telah melaksanakan uji kelayakan selama tiga hari.

Dia menolak adanya anggapan bahwa pemilihan Antasari sebagai ketua KPK telah diseting oleh DPR. "Kami lakukan voting itu dua kali. Hal ini untuk menepis anggapan itu," katanya. Dengan voting dua kali, kata dia, setting itu akan sulit dilakukan. Mekanisme voting dua kali ini, kata dia, ditetapkan dengan kesepakatan oleh Komisi Hukum. "UU saja tidak mengaturnya secara teknis," katanya.

Terkait dengan masuknya jaksa dan polisi dalam KPK, Trimedya menuturkan hal itu sudah diputuskan oleh komisi III. "Hal itu dilakukan secara demokratis. Tidak ada yang di-setting," katanya. Dalam uji kelayakan lalu, lanjut dia, diikuti oleh anggota DPR 70 persen hingga 80 persen.

Trimedya membantah tudingan yang mengatakan terpilihnya Antasari sebagai Ketua KPK sebagai bagian dari upaya menghentikan pengusutan aliran dana BI ke para anggota DPR. "Tidak ada," katanya.

Terkait cercaan para anggota Komisi yang dinilai terlalu menyudutkan Amien, dia mengatakan sebagai incumben KPK, DPR ingin menguji kemampuan dan apa yang telah dia laksanakan selama di KPK. "Perlakuan itu kita lakukan untuk menguji," katanya.

Dia optimistis pimpinan KPK ini akan bisa lebih baik membangun negara ini. "Antasari dan Chandra dari segi usia masih memiliki waktu yang cukup untuk melaksanakan perbaikan," katanya. Harapannya, kata dia, ke depan KPK bisa lebih baik. Eko Ari Wibowo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Komisi Hukum Pilih Lima Pimpinan KPK
Aksi Simpatik Tolak Antasari Kembali Terjadi
Pimpinan KPK Dipilih Hari Ini
KPK Periksa Anwar Nasution Hari Ini
KPK masih menunggu hasil pemeriksaan Irawady
Presiden Tidak Akan Intervensi Hasil Seleksi Calon KPK
Pejabat Depdagri Bantah Jadi Calon Pimpinan KPK
Dijajagi Kemungkinan TNI Bisa Diperiksa Komisi Antikorupsi
"Anggota KPK" Ditangkap Karena Memeras
Mantan Dubes RI di Malaysia Akan Kembali Diperiksa
> selengkapnya...

Referensi

Taktik Timor
Kalla Vs KPK

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk112968 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Ryugyong Dibangkitkan dari Koma
Dua Desa di Kwamki Lama Kembali Bentrok
9.000 Anak Di Banten Menderita Gizi Buruk
Kabupaten Batubara Kekurangan Dana Selenggarakan Pilkada
Karena Ditekan, Glenn Suap Urip Rp 1 Miliar

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data