Golkar Siapkan Skenario Pemilihan Kepala Daerah Serentak

Kamis, 06 Desember 2007 | 20:49 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Partai Golkar sudah menyiapkan skenario pemilihan kepala daerah serentak. Ketua Panitia Khusus pembahas Rancangan Undang-undang Pemilihan Umum dari Fraksi Golkar, Ferry Mursyidan Baldan, mengatakan, selama lima tahun akan diadakan dua kali pemilihan kepala daerah serentak.

?Yaitu tahun 2011 dan 2013,? katanya kepada Tempo, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Kamis (6/12).

Menurut Ferry, usul ini akan diajukan dalam revisi Rancangan Undang-undang No 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah. Tapi, kata Ferry, besar kemungkinan usul tersebut baru dibahas dalam revisi Undang-undang selanjutnya karena revisi undang-undang itu lebih mengacu pada amanat Mahkamah Konstitusi soal calon independen.

Pemilihan pada 2011, jelas Ferry, dilangsungkan di daerah yang masa jabatan kepala daerahnya habis pada 2010 dan 2011. Awal pelaksanaan pemilihan kepala daerah langsung tahun 2005. Di daerah yang masa jabatan kepala daerahnya habis pada 2010, diangkat penjabat sementara kepala daerah.

Sedangkan pemilihan 2013, Ferry melanjutkan, dilangsungkan di daerah yang masa jabatan kepala daerahnya habis pada 2012 dan 2013. Daerah ini adalah daerah yang melangsungkan pemilihan kepala daerah pada 2007 dan 2008. ?Sehingga dalam lima tahun, 2009 hingga 2014, ada empat kali pemilihan, yaitu pemilihan anggota legislatif, presiden, dan dua kali pemilihan kepala daerah,? katanya.

Ada kemungkinan, kata Ferry, periode berikutnya pemilihan kepala daerah langsung dilakukan serentak satu kali. ?Kalau memang mau disatukan, ya dicari waktu temunya. Tapi kalau dirasa cukup dua kali, kita jalankan sesuai skenario itu,? ujarnya.

Menurut Ferry, pemilihan kepala daerah serentak diperlukan untuk efisiensi anggaran. Paling tidak, pengeluaran biaya bisa ditekan separuhnya. Selain itu, pemilihan kepala daerah serentak juga menghemat waktu pemilihan. Jika terjadi konflik dalam pemilihan kepala daerah, tak sampai terus menerus. ?Konflik cukup terjadi dalam periode tersebut,? katanya. PRAMONO






Komentar Anda

Kirim