KSAU: Sampai 2009 TNI AU Tak Beli Pesawat Tempur Jenis Baru

Jum'at, 07 Desember 2007 | 12:38 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Herman Prayitno memastikan sampai dengan tahun 2009 TNI AU tidak akan melakukan pembelian pesawat jenis baru untuk memperkuat sistem pertahanan angkatan udara. TNI AU memprioritaskan pada peningkatan kesiapan pesawat di setiap skuadron yang ada saat ini dengan menambah persenjataannya.

"Untuk pembelian pesawat, TNI AU hanya akan melakukan pembelian untuk penambahan pesawat jenis Sukhoi sebanyak 6 buah," katanya di Pangkalan Udara Adi Sumarmo Solo, Jum'at (7/12). TNI AU sekarang ini baru memiliki 4 pesawat jenis Sukhoi yang kesiapannya menurut KSAU maksimal hanya 50 sampai 60 persen atau 2-3 pesawat tersebut.

Menurut Herman, penambahan pesawat Sukhoi saat ini masih dalam proses dan diperkirakan paling cepat baru terealisir 1,5 tahun mendatang. Herman mengatakan pihaknya tidak ingin tergesa-gesa dalam pembelian pesawat buatan Rusia tersebut karena tidak ingin menimbulkan masalah di kemudian hari. "Proses yang saya ikuti masih dalam penghitungan dukungan keuangannya," ujar dia.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama Daryatmo mengatakan selain skuadron Sukhoi, TNI AU memiliki beberapa skuadron jenis pesawat lain seperti Hawk MK53, Hawk 100-200, F-5 dan F-16. Daryatmo, total skuadron yang dimiliki adalah 6 skuadron yang ditempatkan di berbagai pangkalan udara TNI AU. "Skuadron Sukhoi di Pangkalan Ujung Pandang," kata dia. ,b>imron rosyid






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: