Kalla Minta Masyarakat Menerima Pimpinan KPK yang Baru
Jum'at, 07 Desember 2007 | 16:15 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta masyarakat dapat menerima hasil seleksi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi yang dilakukan Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat.
"Ini pilihan berjenjang, kita hargai itu. Kita terima itu. Tentu kita awasi, jalan atau tidak. Tugas kita semua untuk mengawasi baik partai, DPR, termasuk Golkar, dan pers," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jumat(7/12), pada wartawan dalam keterangan pers di Kantor Wakil Presiden Jakarta.
Komisi hukum DPR menetapkan lima orang pimpinan KPK yang baru. Mereka memilih Antasari Azhar, Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung.
Sebelumnya, beberapa pihak kecewa dengan hasil pemilihan pimpinan KPK tersebut. Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Adnan Buyung Nasution kecewa atas proses pemilihan tersebut. Dia menganggap pemilihan itu hanya basa basi. "Tak mustahil ini dibekingi atau ada deal dengan koruptor," ujar Andan Buyung.
Ketua Dewan TII, Todung Mulya Lubis menilai seleksi pemimpin KPK penuh kompromosi politis. Denny Indrayana juga menyatakan berkabung atas terpilihnya Antasari Azhar dan empat calon lain memimpin KPK.
Akan tetapi, Kalla mengatakan semua calon memiliki kekuatan dan kelemahan. "Tentu jangan harap mencari malaikat yang terbaik," kata Kalla. Selama ini, lanjut dia tidak ada komplain mendasar pada lima pimpinan baru tersebut. SUTARTO





