|
Emas Lagi dari Angkat Besi
Sabtu, 08 Desember 2007 | 18:46 WIB
TEMPO Interaktif,
Nakhon Ratchasima:
Angkat besi berhasil menambah koleksi emas Indonesia menjadi empat setelah lifter Eko Yuli Irawan berhasil merebut medali emas dari nomor 56 kg.
Atlet asal Kalimantan Timur ini berhasil mencuri emas dengan total angkatan seberat 284 kg, masing-masing rata-rata angkatan snatch 126 kg dan 158 kg clean and jerk. Eko berhasil mengungguli lifter Vietnam Anh Tuan Hoang yang berada di posisi kedua dengan total 281 kg. Sementara itu, lifter tuan rumah Pongsak Maneetong hanya berada di posisi ketiga dengan total angkatan 256 kg.
Menurut pelatih Sori Enda Nasution, ia menerapkan strategi khusus bagi Eko. Pada awal pertandingan di nomor snatch, Eko kalah poin dari lifter Vietnam. Eko hanya mengumpulkan 126 kg sementara Hoang bisa mengangkat 128 kg. Karena itu, di nomor clean and jerk, Eko mengangkat beban langsung seberat 154 kg, 1 kg lebih berat dari Vietnam.
"Angkatan awal harus lebih tinggi sehingga kesananya poinnya pun lebih tinggi. Kalau tidak maka akan jatuh. Itu yang membuat permainan Eko lebih bagus," kata Sori.
Sementara itu, lifter puteri Okta Dwi Pramita berhasil meraih perak dengan total angkatan sebesat 187 kg. Okta yang turun di kelas 53 kg itu berhasil mengangkat beban di snatch seberat 85 kg dan 102 kg di clean and jerk. Lifter tuan rumah, Suda Chaleephay berhasil mencuri emas dengan total angkatan seberat 202 kg. Vietnam berada di posisi ketiga dengan total angkatan seberat 187 kg.
Satuan Tugas Pemusatan Latihan Nasional (Satgas Pelatnas) menargetkan angkat besi bisa memperoleh sedikitnya empat medali emas. Menurut pelatih Sori Enda Nasution, Indonesia cukup berpeluang meraih lebih dari empat emas karena menurunkan sepuluh atlet yang peluang dan kemampuannya hampir sama. Menurutnya. target itu berdasarkan hasil dari try-out terakhir di Pra Olimpiade di Chiang Mai pada September lalu.
Indonesia sendiri menurunkan delapan atlet putera dan dua atlet puteri. Mereka adalah Eko Yuniran yang turun di kelas 56 kg, Marno (62 kg), Edi Kurniawan (69 kg), Sandow Nasution (77 kg), Rahman Hidayah (85 kg), Tarso (95 kg), Reynaldi Saenal (105 kg), dan Dedi Aprianto (115+ kg). Sedangkan atlet puterinya adalah Okta Dwi Pramita (53 kg) dan Sinta Darmariani (75 kg).
Muslima Hapsari
INDEKS BERITA LAINNYA :
|