|
Wapres Bantah Pemerintah Gagal Turunkan Angka Kemiskinan
Senin, 10 Desember 2007 | 14:06 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla mengklaim angka kemiskinan selama pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhotono dan dirinya menurun. Namun angka penurunan belum signifikan dan angka kemiskinan bisa dikatakan masih tinggi.
"Tentunya dengan upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi pertahun, pemerintah yakin angka kemiskinan akan terus menurun, begitu juga pengangguran," kata Kalla kepada Wartawan seusai membuka Musyawarah Nasional Badan Musyawarah Organisasi Islam Wanita Indonesia di Kantor Wapres, Senin (10/12).
Komentar Kalla ini menjawab pernyataan Ketua Dewan Pertimbangan Organisasi Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Siswono Yudo Husodo yang menilai dalam 10 tahun terakhir angka kemiskinan di Indonesia cenderung stagnan di angka 37,17 juta jiwa atau sekitar 17,75 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Angka ini tidak berubah sampai Juni 2007.
Menurut Kalla, dari segi total jumlah angka kemiskinan sebenarnya sudah turun di angka 30 juta jiwa. Kalla mengakui terjadi tren pergeseran angka kemiskinan di desa dan di kota. Penurunan angka kemiskinan di kota lebih signifikan sedangkan di desa cenderung stagnan. "Bahwa memang belum selesai atau masih besar, boleh dikatakan ya, tetapi penurunan ini kan tidak langsung," kata Kalla.
Anton Aprianto
INDEKS BERITA LAINNYA :
|