|
Wapres Jamin pemerintah Hati-Hati soal Kebijakan Pembatasan Premium
Senin, 10 Desember 2007 | 14:28 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf kalla menyatakan pemerintah akan hati-hati membuat tata laksana pembatasan premium ke Pertamax. Upaya ini dilakukan untuk meredam gejolak yang nantinya timbul dan untuk menutup kekurangan konsep program ini.
â??Pemerintah sedang membuat prosedurnya, hitungan besarannya nanti akan selalu disadarkan pada kenyataan yang baru,â?? kata Kalla kata Kalla kepada Wartawan seusai membuka Musyawarah Nasional Badan Musyawarah Organisasi Islam Wanita Indonesia di Kantor Wapres Senin (10/12).
Menurut Kalla, awalnya dasar pembuatan konsep ini menggunakan asumsi kenaikan minyak mentah dunia yang harganya mencapai US$ 100 perbarel. Namun seiring dengan kondisi yang terjadi, kata Kalla, pemerintah akan menyesuaikan setiap tren harga minyak mentah dunia dengan penetapan tata laksana program ini.
â?? Asumsinya waktu itu kan kalau harga minyak naik US$ 100/barel, Sekarang kan minyak turun, dibawah US$ 90barel, nah itu asumsinya kita perbaiki lagi,â?? kata Kalla. Departemen teknis yaitu Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral serta Pertamina, kata Kalla, masih menghitung ulang tentang berapa harga Pertamax yang pantas berdasarkan kenyataan harga minyah mentah terbaru.
Anton Aprianto
INDEKS BERITA LAINNYA :
|