|
Bali Dapat Rp 500 Miliar dari UNFCCC
Senin, 10 Desember 2007 | 15:08 WIB
TEMPO Interaktif, Denpasar:
Diselenggarakannya Konferensi Perubahan Iklim (UNFCCC) memberi dampak langsung pada pariwisata Bali. Menurut Menteri Pariwisata Jro Wacik, sedikitnya Rp 500 miliar diperoleh dari sewa kamar hotel dan fasilitas akomodasi wisata lainnya.
“Asumsinya, sewa kamar hotel dari 10 ribu delegasi selama 1 minggu ini saja sudah bisa mencapai Rp 300 miliar,” sebutnya di sela-sela Seminar “Dampak Perubahan Iklim pada Pariwisata Indonesia”, di Sanur, Denpasar, Senin (10/12).
Namun keuntungan besar justru berasal dari berbagai pemberitaan mengenai konferensi itu. “Setiap hari nama Bali kini disebut oleh media-media di seluruh dunia. Itu promosi yang tak ternilai harganya,” tegasnya.
Karena itu dia optimistis, program Visit Indonesia Year 2008 akan sukses mendatangkan sedikitnya 7 juta turis. Meski, lanjut dia, dana promosi Departemen yang dipimpinnya tahun depan hanya bertambah sebesar Rp 50 miliar bila dibandingkan dana tahun ini sebesar Rp 150 miliar. Syaratnya, situasi keamanan dan kenyamanan Bali tidak mengalami gangguan.
Mengenai masih diterapkannya larangan terbang pesawat-pesawat Indonesia ke Uni Eropa (UE), menurut Wacik, tidak akan berpengaruh pada angka kunjungan wisatawan dari negara-negara itu. ”Pengaruhnya kecil karena sudah banyak penerbangan langsung dari maskapai mereka ke negara kita,” ujarnya.
Karena itu dia berharap, Indonesia tidak perlu melakukan tindakan emosional dengan melarang maskapai dari UE masuk ke wilayah RI. Rofiqi Hasan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|