|
Muhammadiyah Dukung Pembatasan Haji
Selasa, 11 Desember 2007 | 07:46 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin mendukung rencana pemerintah membatasi masyarakat yang sudah menunaikan ibadah haji sebelumnya. Menurut dia pembatasan itu rasional dan tidak bertentangan dengan ajaran Islam. "Cukup satu kali seumur hidup," katanya saat dihubungi.
Perjalanan haji lebih dari satu kali justru menimbulkan egoisme agama, karena mengurangi kesempatan bagai masyarakat lain yang ingin menunaikan ibadah haji. Dengan terbatasnya jumlah kuota haji, masyarakat harus mengantri bertahun-tahun agar bisa menunaikan ibadah haji.
Kerinduan masyarakat yang ingin menunaikan ibadah haji lagi bisa dilakukan dengan melakukan ibadah umroh. Selain itu, ibadah juga dapat dilakukan dengan memberi kesempatan bagi masyarakat lain yang ingin beribadah.
Perjalanan itu juga membutuhkan biaya yang sangat besar. Dia menyarankan agar biaya itu dapat digunakan untuk ibadah lainnya dengan memberikan manfaat dibidang pendidikan, ekonomi, atau pun membantu fakir miskin.
Sebelumnya, pemerintah berencana membatasi pelaksanaan haji bagi masyarakat yang sudah menunaikan ibadah ini sebelumnya. Selain itu pemerintah juga menghimbau agar masyarakat lebih mandiri dalam melakukan ibadah tanpa menggunakan pembimbing agar tidak mengurangi jatah.
Aqida Swamurti
INDEKS BERITA LAINNYA :
|