Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Semua Menteri Teknis Terkait BLBI Perlu Diperiksa
Selasa, 11 Desember 2007 | 14:25 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Bekas Menteri Perekonomian di era pemerintahan Abdurrahman Wahid, Rizal Ramli menyatakan semua menteri teknis terkait kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) perlu diperiksa penyidik Kejaksaan Agung.

Rizal yang saat itu menjabat sebagai tim konsolidasi BLBI menyatakan menteri yang bernama B (Boediono) adalah menteri yang paling bertanggung jawab atas BLBI. "Dia yang menyetujui penjualana aset BLBI, selain itu Boediono terlibat sejak tahap pemberian BLBI hingga penjualan," katanya di Jakarta, Selasa (11/12).

Rizal menambahkan, krisis dan penyebab utama dari BLBI adalah kebijakan dan implementasi dari pemerintah, selain adanya tekanan Lembaga Keuangan Dunia (IMF). IMF, kata dia, kala itu memaksa pemerintah untuk menutup 16 Bank yang dua diantaranya adalah milik penguasa orde baru, Soeharto.

Penutupan bank itu tidak pernah dilakukan dengan persiapan yang matang, sehingga terjadi penarikan uang besar-besaran (rush). "IMF juga perlu dimintai keterangan," katanya.

Menurut Rizal, tahapan permasalahan pada kasus BLBI ada tiga tahap, yakni tahap pemberian, penyelesaian dan penjualan aset. Ke semua tahap itu, kata dia, bermasalah dan menimbulkan kerugian negara yang sangat besar. "Boediono yang jadi Menteri saat itu seharusnya bisa menunda penjualan sehingga tidak menimbulkan kerugian," ujarnya.

Tim Konsolidasi BLBI saat itu, kata Rizal, sudah meminta agar para obligor menyerahkan aset tambahan jika nantinya ada kekurangan dari nilai aset yang diserahkan. Selain itu, lanjut dia, para obligor juga diminta untuk menyerahkan jaminan pribadi. "Jaminannya berlaku hingga tiga generasi," ujanya.

Sandy Indra Pratama


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk113318 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Diduga Perampok, Mobil Fortuner di Hancurkan Massa
Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data