|
Pemilihan Presiden
Hasyim Larang Kader NU Mobilisasi Nahdliyin
Selasa, 11 Desember 2007 | 20:25 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama Hasyim Muzadi melarang pimpinan dan kader NU, yang diusung dalam pemilihan kepala daerah dan Pemilihan Presiden, memobilisasi warga Nahdliyin untuk mencari dukungan.
Menurut Ketua Pengurus Besar NU Hasyim Muzadi, setiap kader dan pimpinan berhak masuk ke lingkaran kekuasaan. Namun, dalam aturan organisasi, kata Hasyim, "Boleh mencari dukungan keluarga NU, tetapi kapasitasnya sebagai warga negara Indonesia bukan sebagai warga NU," kata Hasyim seusai bertemu Wakil Presiden Jusuf kalla di kantor Wakil Presiden Selasa (11/12).
Dalam pertemuan itu, Hasyim didampingi Ketua PBNU Said Agil dan Ahmad Bagja. Pengerahan kader NU harus sesuai auran organisasi. Orang NU yang sudah didaftar sebagai calon, kata Hasyim, harus nonaktif dari struktur NU. "Ini supaya tidak ada konflik kepentingan," kata Hasyim.
Hasyim mengatakan, setelah terpilih calon dari NU yang punya posisi sebagai Ketua harus melepaskan diri dari struktur jabatan NU dan fokus pada jabatan publik. "Kalau tidak terpilih terserah dia, mau kembali silahkan, mau tidak juga ya silahkan," kata dia.
Anton Aprianto
INDEKS BERITA LAINNYA :
|