|
Departemen Agama Bantah Tudingan ICW Soal Dana Haji 2006
Kamis, 13 Desember 2007 | 19:34 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Departemen Agama, Abdul Ghafur Djawahir, menyanggah sinyalemen ICW tersebut. “Beberapa poin temuan BPK yang diungkap ICW sudah dijelaskan secara tertulis kepada BPK,” katanya kepada Tempo melalui telepon, Kamis petang.
Sebelumnya, ICW mensinyalir adanya penyimpangan laporan efisiensi biaya haji yang akan dicantumkan dalam setoran Dana Abadi Umat. Tahun 2006, Depag melaporkan efisiensi biaya haji sebesar Rp 78,3 miliar. Namun perhitungan ICW, seharusnya efisiensi dana haji sebesar Rp 275,3 miliar.
Gahfur menjelaskan dana Rp 234,2 miliar dari bantuan operasional haji (APBN) sudah dipertanggungjawabkan ke Departemen Keuangan. Mengenai lambanya laporan, kata dia, karena dana itu adalah anggaran biaya tambahan yang baru dikucurkan November 2006. “Sudah semua dilaporkan,” katanya.
Sinyalemen yang dibeberkan ICW, Ghafur menegaskan, hanya asumsi yang dihitung berdasarkan pengeluaran normal individu melakukan perjalanan ke Arab Saudi. Soal DAU sebesar Rp 1,4 triliun, diperoleh dari efisiensi sisa operasional biaya haji. Ninin Damayanti
INDEKS BERITA LAINNYA :
|