Ribuan Guru Ikuti Pendidikan Profesi
Jum'at, 14 Desember 2007 | 09:16 WIB
TEMPO Interaktif, Solo:Sebanyak 2.076 guru di wilayah Surakarta yang tidak lulus dalam seleksi sertifikasi profesi akan mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG).
Pemerintah menyediakan dana sebesar Rp 6,6 miliar untuk membiayai pendidikan singkat yang berlangsung Januari hingga Februari tahun depan. "Masing-masing guru peserta PLPG mendapatkan biaya akomodasi Rp 120 ribu," kata Bendahara Panitia Sertifikasi Guru di Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo, Sugiharto, Jum'at (14/12).
Pendidikan dan Latihan Profesi Guru tersebut adalah yang kedua kalinya diselenggaran UNS. Sebelumnya, pendidikan dan latihan serupa sudah dilakukan dan hanya diikuti oleh 204 guru.
Menurut Ketua Panitia Sertifikasi Guru, M Furqon Hidayatullah, para guru yang belum lulus sertifikasi mendapatkan pendidikan dan pelatihan agar memenuhi standar profesi guru. "”Peserta PLPG mendapatkan materi dengan persentase 60 teori teori dan 40 persen praktik," ujarnya.
Pendidikan dan Latihan Profesi Guru diperuntukkan bagi guru yang telah menjalani sertifikasi profesi melalui uji portofolio. Dalam dua tahap sertifikasi melalui uji portofolio, hanya sebagian kecil guru yang dinyatakan memenuhi kualifikasi.
Guru yang gagal memenuhi persyaratan diwajibakan mengikuti pendidikan dan latihan tersebut. Setiap guru yang dinyatakan lulus dari sertifikasi profesi berhak menerima tunjangan profesi yang besarnya satu kali gaji.
Imron Rosyid





