|
Disebut Terkaya di Indonesia, Aburizal Bakrie Cuek
Jum'at, 14 Desember 2007 | 13:06 WIB
TEMPO Interaktif, Denpasar:Penobatan keluarganya oleh majalah Forbes Asia sebagai orang terkaya di Indonesia tahun 2007 ditanggapi Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie dengan santai. Ia tidak berniat membuat bantahan atau memberi klarifikasi.
"Untuk apa saya dipermasalahkan," ujar Abruizal yang akrab dipanggil Ical itu, Jum'at (15/12) usai mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertemu dengan sejumlah Gubernur di Jimbaran Bali.
Ical menyatakan, dirinya tidak mengetahui persis bagaimana proses penobatan oleh Forbes itu. Namun, kemungkinan mereka menghitung saham-saham perusahaan yang dimiliki oleh keluarganya. Mengenai respons yang dikaitkan dengan ganti-rugi bagi para korban lumpur Lapindo, ia justru balik bertanya. "Apa yang sudah kami berikan apakah tidak dilihat," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, majalah Forbes Asia menempatkan Aburizal dan keluarganya sebagai ornag terkaya di Indonesia menggusur posisi Sukanto Tanoto, bos Grup Raja Garuda Mas. Padahal Keluarga Bakrie saat ini sebenarnya sedang dirundung kasus luberan lumpur di Sidoarjo, Jawa Timur.
Keluarga Bakrie memiliki usaha di infrastruktur, pertambangan, properti, dan telekomunikasi. Kontribusi terbesar lonjakan kekayaan berasal dari kenaikan harga saham PT Bumi Resources Tbk., perusahaan induk batu bara miliknya. "Harga saham perusahaan itu naik sampai 600 persen," begitu bunyi laporan Forbes itu. (Rofiqi hasan)
INDEKS BERITA LAINNYA :
|