|
Skandal Dana BI
Badan Kehormatan Minta Bantuan Sekretariat Jenderal DPR
Jum'at, 14 Desember 2007 | 14:23 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Badan Kehormatan DPR akan meminta bantuan Pusat Dokumentasi dan Arsip Sekretariat Jenderal DPR dalam mengusut kasus aliran dana Bank Indonesia ke anggota DPR periode 1999-2004. Bantuan yang diperlukan berupa kegiatan mentranskrip kaset rekaman rapat Komisi Keuangan.
"Mereka (pusat dokumentasi dan arsip) memiliki alat canggih semacam scanning yang dapat membantu transkrip," kata Wakil Ketua Badan Kehormatan DPR Gayus Lumbuun kepada Tempo.
Sebelumnya, Sekretariat Komisi Keuangan DPR menyerahkan 206 dari 437 kaset rekaman rapat. Kaset itu berisi rapat internal komisi, rapat kerja dengan Bank Indonesia, maupun rapat panitia khusus terkait pembahasan undang-undang Bank Indonesia.
Gayus mengatakan Badan Kehormatan meminta notulasi dan transkrip dari Sekretariat Jenderal DPR. Sehingga, transkrip dilakukan sekretariat BK bersama Pusat Dokumentasi dan Arsip. Dia mengatakan 231 kaset yang
belum diserahkan ke BK tidak hilang. "Sudah siap diserahkan,' ujarnya.
Kurniasih Budi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|