|
KPK: Keterangan Pejabat BI Tak Konsisten
Jum'at, 14 Desember 2007 | 21:00 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Komisi Pemberantasan Korupsi mengaku mengalami kesulitan dalam pemeriksaan kasus aliran dana Bank Indonesia ke sejumlah anggota Komisi Keuangan dan Perbankan DPR. Salah satu sebabnya antara lain keterangan para pejabat bank sentral yang tidak konsisten.
"Ada pejabat yang sudah diperiksa tiga kali menarik kembali keterangannnya," ujar Wakil Ketua KPK Tumpak Hatorangan Panggabean, Jumat (14/12).
Meski tak menyebut nama, hingga saat ini pejabat BI yang telah diperiksa tiga kalioleh KPK adalah mantan Direktur Pengawasan Bank Rusli Simanjuntak. Rusli, yang kini menjabat Kepala BI di Surabaya, sempat disebut dalam laporab Badan Pemeriksa Keuangan sebagai pejabat yang mencairkan dana Rp 31, 5 miliar dari Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia dan menyerahkannya pada anggota DPR.
Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah dijadwalkan baru bisa memenuhi panggilan KPK pada tanggal 12 Januari 2008. Sehingga, kata Tumpak, hingga saat ini KPK belum bisa menyimpulkan tindak korupsi yang mana yang terjadi dalam kasus BI. Purborini
INDEKS BERITA LAINNYA :
|