Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Polisi Indonesia-Malaysia Kerja Sama Atasi Kejahatan Perbatasan
Jum'at, 14 Desember 2007 | 21:26 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Kepolisian Indonesia dan Malaysia melakukan kerja sama untuk mengatasai kejahatan di perbatasan kedua negara.

"Peningkatan kerja sama polisi melalui Joint Police Cooperation Committee (JPCC) mengatasi kegiatan kriminal lintas batas," ujar Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono dalam pesan singkatnya kepada Tempo di Jakarta, Jumat (14/12).

Juwono menekankan perlunya mewaspadai kemungkinan kegiatan-kegiatan ilegal ditunggangi teroris atau kelompok lain yang menggunakan kekerasan di sepanjang perbatasan. "Terutama kegiatan sindikat penyelundupan senjata dan narkotika," kata Juwono melalui siaran pers.

Untuk meningkatkan kerja sama polisi kedua negara ini, forum JPCC disejajarkan dengan Coordinated Operations Control Committee, Jawatan Kuasa Latihan Bersama, dan Kelompok Kerja Sosio-Ekonomi.
Kerja sama ini merupakan salah satu hal yang dibahas dalam Sidang ke-36 General Border Committee Malaysia-Indonesia (GBC Malindo). Juwono dan Menteri Pertahanan Kerajaan Malaysia Dato' Sri Mohd Najib Bin Tun Haji Abdul Razak mengetuai sidang yang dilaksanakan di Kuala Lumpur, Malaysia.

Dengan kerja sama ini, kata Juwono, GBC diharapkan dapat memberikan jaminan keamanan sepanjang wilayah perbatasan.

Sidang yang rutin dilakukan setiap tahun ini juga membahas keselamatan di Selat Malaka yang menjadi lalu lintas internasional. Kedua negara telah melakukan tindakan-tindakan proaktif yang dilaksanakan secara terkoordinasi.

Tun Abdul Razak dalam rilis juga berharap kerja sama ini dapat menyelesaikan kesalahpahaman dan meningkatkan kerja sama pemberantasan kegiatan yang melanggar undang-undang.

Menurut Tun Abdul Razak, GBC Malindo telah mencapai banyak kemajuan yaitu peningkatan latihan bersama antara angkatan bersenjata kedua negara, pemantapan prosedur, dan pembangunan di perbatasan bersama Sabah-Serawak.

Sidang GBC yang diikuti oleh 19 orang delegasi dari masing-masing negara ini, menurut Juwono, juga menghasilkan kesepakatan untuk merevisi perjanjian 1984 di bidang ekonomi dan perdagangan Kalimantan-Serawak. Fanny Febiana

Dari Arsip Majalah TEMPO
TNI Pasca- Ambalat | 28 Maret 2005
Memilih Jalan Damai | 21 Maret 2005
Wilayah Maritim Tidak Ditentukan oleh Lobi Perusahaan Minyak | 14 Maret 2005
Malaysia Tak Bersikap sebagai Tetangga Baik | 14 Maret 2005
Tsunami Lebih Ramai | 14 Maret 2005
Ganyang Malaysia, Selamatkan Siti Nurhaliza | 14 Maret 2005
Memburu Emas Hitam | 14 Maret 2005
Datuk, di Laut Kita Adu gertak | 14 Maret 2005
Adu Gertak di Ambalat | 14 Maret 2005
Stambul Ambalat | 14 Maret 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ratusan Seniman Reog Akan Datangi Kedutaan Malaysia
Mahasiswa Ponorogo Bakar Replika Bendera Malaysia
Ponorogo Persoalkan Tari Barongan Malaysia
Pemerintah Malaysia Dinilai Kurang Manusiawi
Malaysia Cari Pembantu ke Negeri Lain
Istri Diplomat Indonesia Diperlakukan Kasar
RELA Bantah Bertindak Kasar pada Istri Diplomat Indonesia
Ditemukan Bukti Lagu ”Rasa Sayange” Asli Indonesia
Indonesia Tak Bisa Klaim Lagu Rasa Sayange
Mahasiswa Makassar Tolak Kedatangan Wakil PM Malaysia
> selengkapnya...

Referensi

Panas Jakarta-Kuala Lumpur
Kemarahan Setelah Pengeroyokan
Negara Berpagar Belasan Ribu Pulau
Ladang Minyak yang Diperebutkan Dua Negara
Babak Baru Sengketa Negeri Serumpun
Perimbangan Kekuatan Indonesia-Malaysia
Pulau-pulau kecil
ARMADA
Tumpang tindih lahan minyak

Website

Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
The ASEAN Secretariat

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk113598 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Masyrakat Tonton Rumah Ryan
Ryugyong Dibangkitkan dari Koma
Dua Desa di Kwamki Lama Kembali Bentrok
9.000 Anak Di Banten Menderita Gizi Buruk
Kabupaten Batubara Kekurangan Dana Selenggarakan Pilkada

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data