"> ">
     
  Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Glenn Yusuf Diperiksa Seputar Penyitaan Aset
Senin, 17 Desember 2007 | 20:12 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Mantan Kepala Badan Perencanaan Perbankan Nasional Glenn Yusuf mengatakan dirinya diperiksa tim penyidik dalam kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia. "(pemeriksaan) soal penyitaan aset dulu," katan Glen usai diperiksa sekitar enam jam di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Senin (17/12).

Saat ditanya lebih jauh tentang penyitaan aset yang dimaksud, Glen menolak berkomentar. "Tunggu hasil pemeriksaan nanti," katanya. Pada kesempatan itu, Glen mengaku tidak tahu apakah dirinya akan dipanggil lagi oleh kejaksaan untuk dimintai keterangan. "Tapi saya siap (untuk memenuhi panggilan kejaksaan)," katanya.

Selain Glen, kejaksaan juga telah memeriksa dua mantan kepala BPPN lainnya, yakni Syafruddin Temenggung dan I Gede Putu Ary Suta. Kejaksaan Agung saat ini tengah menyelidiki kasus BLBI sebesar Rp 144,5 triliun kepada 48 bank yang terkena penarikan besar-besaran (rush) pascakrisis moneter 1997-1998. Seorang obligor BLBI yang telah diproses kejaksaan adalah Anthony Salim.

Rini Kustiani


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk113728 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Emas Pertama Untuk Aceh
Penerimaan Negara Lampaui Target
Polisi Duga Ada Penyimpangan BBM di Jambi
Banjir, Longsor dan Puting Beliung Landa Balikpapan, 2 Tewas
Peringkat idA Minus Buat Trimegah dan Obligasinya

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data