Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Operasi Keamanan Laut Akan Distandarisasi
Senin, 17 Desember 2007 | 23:29 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Badan Koordinasi Keamanan Laut akan segera tetapkan standar operasi keamanan laut Indonesia. Hal itu disampaikan oleh Kepala Pelaksana Harian Bakorkamla Laksamana Madya Djoko Sumaryono saat konferensi pers pembukaan Seminar Reformasi Birokrasi Keamanan Laut di Hotel Novotel Bogor, Senin malam (17/12).

Menurut Sumaryono, standarisasi itu perlu dilakukan karena selama ini memang belum ada patokan resmi yang seragam dalam operasi pengamanan laut di Indonesia. "Kita sedang upayakan untuk merangkum dari semua lembaga yang ada agar dalam prakteknya kita bisa satu bahasa dan cara," kata Sumaryono.

Pemegang wewenang dalam bidang kelautan di Indonesia memang bukan hanya satu lembaga atau instansi. Namun, kata Sumaryono, lembaga atau instansi tersebut ada dalam koordinasi yang dilakukan oleh Bakorkamla. Bakorkamla antara lain beranggotakan Menteri Luar Negeri, Menteri Dalam Negari, Menteri Pertahanan, Menteri Hukum dan HAM, Menteri Keuangan, Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung. Setiap bulan, kata Sumaryono, badan yang dipimpinnya melakukan pertemuan rutin untuk membahas masalah keamanan laut yang ada serta solusinya.

Masalah keamanan laut Indonesia, menurut Sumaryono, sangat beragam. Mulai dari keselamatan, penyelundupan, perompakan, ilegal fishing, ilegal logging sampai pencemaran. "Tapi secara garis besar kita bagi dalam dua hal, yaitu kemanan laut dan keselataman pelayaran," ujarnya. Dua masalah inilah yang sangat memerlukan perhatian dan penanganan dari seluruh aspek yang ada.

Dan salah satu upaya untuk memenuhi keduanya ialah dengan operasi keamanan laut yang mumpuni, terkoordinasi dengan standarisasi yang jelas. Sehingga tidak akan ada kebocoran atau salah faham dalam pelaksanaanya. "Kita harus aku memang dalam prakteknya operasi ini seringkali tidak sinkron," kata Sumaryono. Oleh karena itulah pihaknya akan segara melakukan standarisasi operasi keamanan laut.

Namun tidak adanya standarisasi selama ini, kata Sumaryono tidak berarti mengurangi upaya pengamanan laut. Bakorkamla telah menggelar tiga kali operasi yang yang disebut dengan operasi Gurita 1, 2 dan 3. Dalam operasi ini tak kurang dari Rp 136 miliar potensi kekayaan laut Indonesia berhasil diselamatkan. "Kami memang tidak punya aset atau sarana, tapi anggota kami seperti Departemen Kelautan dan Perikanan, TNI AL dan kepolisian telah membantu dengan medelegasikan sarana dan armadanya sehingga operasi ini bisa berjalan," kata Sumaryono.

Ke depan, selain standarisasi, Badan Koordinasi akan membentuk Akademi Keamanan Laut untuk meningkatkan sumber daya manusia dalam pengaman laut. Konsep serta kurikulum akademi tersebut sedang digodog pembentukannya dengan bantuan Departemen Kelautan dan Perikanan bersama Departemen Pendidikan Nasional.

"Pemerintah Jepang juga mengulurkan bantuan untuk membentuk akademi ini, semoga saja bisa dimulai pada akhir 2008," kata Sumaryono. Titis Setianingtyas


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

DPR Bentuk Kaukus Kelautan
KPK Periksa Lagi Penerima Dana DKP
Hari ini Digelar Diskusi Produksi Kelautan dan Perikanan
Badan Meteorologi Memberi Peringatan
Bali Barat Gelar Ritual Hari Lingkungan Hidup
Mantan Sekjen DKP Dituntut 2 Tahun 8 Bulan
Perubahan Iklim Bisa Diantisipasi dengan Melindungi Laut
KPK Sudah Terima Sisa Dana Nonbujeter
Menteri Freddy Ajak Kelola Laut Untuk Selamatkan Bumi
Mantan Sekretaris Badan Riset Kelautan Divonis 4 Tahun
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk113736 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

IPB Kembangkan Sentra Benih Kedelai di Luar Jawa
Diduga Perampok, Mobil Fortuner di Hancurkan Massa
Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data