Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kwik Kian Gie: "Yang Bikin Rugi Bukan Kelompok Salim"
Selasa, 18 Desember 2007 | 13:35 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Bekas Menteri Koordinator Ekonomi,Keuangan dan Industri di kabinet era Megawati, Kwik Kian Gie hadir mendatangi Gedung Bundar Kejaksaan Agung untuk dimintai keterangannya soal kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Kwik yang sudah sekitar tiga kali dimintai keterangan oleh tim penyidik Kejaksaan Agung menyatakan bahwa kali ini dirinya akan dimintai keterangan soal BDNI.

Menurut Kwik, kesalahan terbesar dalam kasus BLBI adalah soal pelanggaran pada Batas Maksimal Pemberian Kredit (BMPK). Pelanggaran itu, kata dia, sudah masuk ke dalam ranah tindak pidana karena sudah menyalahi aturan undang-undang.

Kwik berpendapat soal penyelesaian utang obligor lewat aset. Menurut dia, obligor seperti Kelompok Salim bukan pihak yang menilai dan menjual aset. "Yang bikin rugi bukan Kelompok Salim," katanya. Namun dia juga tidak menyebutkan siapa yang kemudian harus disalahkan.

Saat ditanya wartawan soal penyembunyian aset oleh para obligor, Kwik justru mempertanyakan kembali masalah itu. Menurut dia penilaian aset itu sudah melalui penilaian beberapa kantor akuntan asing yang memang mumpuni. "Pihak yang menunjuk konsultan asing itu sekarang malah bercokol di dalam kabinet," katanya.

Kwik Kian Gie hadir di Gedung sekitar pukul 10.30 WIB. Berbalut kemeja berwarna putih, Kwik hadir untuk kembali dimintai keterangan oleh tim BLBI Kejaksaan Agung.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Kemas Yahya Rahman mengatakan, tim BLBI Kejaksaan Agung masih melakukan pengusutan dalam tahap penyelidikan. Hingga saat ini masih belum sampai pada tahap kesimpulan. "Akhir Desember ini ditargetkan selesai, soal pelanggaran BMPK nanti akan kami lihat," ujarnya singkat. Sandy Indra Pratama


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk113764 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Polisi Duga Ada Penyimpangan BBM di Jambi
Banjir, Longsor dan Puting Beliung Landa Balikpapan, 2 Tewas
Peringkat idA Minus Buat Trimegah dan Obligasinya
Eksepsi Burhanuddin Abdullah Ditolak
Partai Lolos Verifikasi Tak Punya Pengurus

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data