|
Polisi Jamin Penerimaan Bintara Bebas KKN
Rabu, 19 Desember 2007 | 13:58 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Polisi menjamin penerimaan bintara tahun ini bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme. Penerimaan bintara akan dilakukan secara terbuka dan transparan.
"Kami harus bersih semuanya, tidak hanya akademi kepolisian tapi juga bintara di seluruh Indonesia, diharapkan benar-benar bersih penerimaannya," kata Deputi Sumber Daya Manusia Kepolisian Inspektur Jenderal Bambang Hadiono usai penetapan item tes psikologi untuk seleksi penerimaan bintara di Wisma Bhayangkari, Rabu (19/12).
Bambang mengatakan seleksi penerimaan tahun ini akan lebih terbuka dan transparan dibanding tahun lalu. Mekanisme pemberian soal dalam tiap tahapan tes, kata dia, akan dilakukan secara acak disaksikan lembaga swadaya masyarakat. Mekanisme itu, kata dia, dilakukan untuk mengantisipasi kebocoran soal atau KKN.
"Kalau tidak pakai mekanisme itu nanti kan pasti KKN jadinya," katanya.
Tahun lalu, lanjut Bambang, penerimaan bintara tergolong bersih KKN meski masih terdapat beberapa kecurangan. Namun menurutnya hal itu bukan dilakukan oleh panitia. "Kalaupun ada itu di luar sistem, seperti calo," katanya.
Tahun ini kepolisian menerima 8.500 bintara. Pendaftarannya sudah dimulai sejak awal Desember lalu dan akan ditutup pada 28 Desember mendatang.
Angka penerimaan tahun ini jauh lebih sedikit dibanding tahun lalu yakni 13 ribu bintara yang dibagi dalam dua gelombang. Penerimaan tahun ini hanya akan dilakukan satu gelombang. "Disesuaikan dengan anggarannya," kata dia.
Desy Pakpahan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|