|
Pemilihan Gubernur Jawa Barat:
PDIP Tetap Calonkan Pasangan Agum-Rudi
Sabtu, 22 Desember 2007 | 16:47 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan bidang Kesejahteraan Rakyat, Adang Ruchyatna, mengatakan, hingga kini partainya tetap merekomendasikan pasangan Agum Gumelar dan Rudi Harsa Tanaya dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat dan wakilnya pada 2008.
"Sampai detik ini belum ada perubahan, itu keputusan hasil rapat DPP. Kita bicara hitam di atas putih,"ujarnya di Bandung pada Sabtu (22/12).
DPP PDIP merekomendasikan mantan Menteri Perhubungan, Agum Gumelar sebagai calon Gubernur, dan Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDIP Jawa Barat, Rudi Harsa Tanaya, sebagai calon wakil Gubernur.
Adang mengemukakan hal itu menanggapi kabar belum pastinya pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dari PDIP dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat pada tahun depan. Adang menyatakan wacana boleh saja berkembang, namun sejauh ini dia belum pernah diundang rapat soal perubahan rekomendasi DPP PDIP terkait pasangan
calon Gubernur dan wakil Gubernur Jawa Barat tersebut.
"Untuk merubah itu harus ada rapat pleno, karena keputusanya harus kolektif kolegial diputuskan melalui rapat pleno,"tegasnya.
Sementara itu Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDIP Jawa Barat, Rudi Harsa Tanaya, surat keputusan Pusat tentang paket pasangan Agum dan dirinya dalam Pilgub Jawa Barat 2008 terbit pada Selasa (4/12) dua pekan lalu.
Menurut Rudi, penunjukkan dirinya sebagai calon wakil gubernur merupakan penugasan dari DPP terhadap salah seorang kader PDIP. "Terkait opini yang berkembang,
saya serahkan semuanya kepada partai. Saya selaku kader siap mundur atau ditarik dari pencalonan oleh partai. Buat saya nggak ada masalah,"ucapnya.
Berbeda dengan Agum, Rudi melanjutkan, yang direkrut PDIP untuk dicalonkan sebagai calon gubernur berpasangan dengan dirinya sebagai calon wakil gubernur. "Apakah Pak Agum bersedia atau tidak dengan paket yang diusung
partai, itu merupakan kewenangan penuh pribadi pak Agum,"katanya. erick priberkah hardi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|