|
Kalla: Susah Mengetahui Anggota Jemaah Haji Sakit Jiwa
Selasa, 25 Desember 2007 | 23:32 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai peristiwa penusukan oleh salah seorang anggota jemaah haji Indonesia asal Makkasar terhadap dua jemaah asing, salah satunya asal India, merupakan sebuah kondisi yang dilematis.
"Orang itu sakit, jadi susah juga memprediksinya," kata Kalla seusai menghadiri perayaan Natal Pengurus dan Kader Partai Golkar, di kediaman Theo L Sambuaga, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa malam (25/12).
Mekanismenya, Kalla melanjutkan, setiap jemaah haji memang harus dibekali dengan surat keterangan sehat dari dokter sebelum berangkat haji. Akan tetapi, bagi orang yang sakit jiwa, bisa saja tiba-tiba penyakitnya kambuh.
Menurut Kalla, pemerintah sebenarnya sudah menyiapkan prosedur haji sedemikian rupa sehingga prosesnya berjalan dengan lancar dan aman. Namun, kejadian penusukan oleh anggota jemaah haji tersebut tetap akan menjadi masukan untuk perbaikan pengurusan ibadah haji kedepan. "Tetapi orang ini memang sakit jiwanya," kata dia.
Anton Aprianto
INDEKS BERITA LAINNYA :
|