Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pemerintah Dituding Memanipulasi Data Statistik Kemiskinan
Rabu, 26 Desember 2007 | 16:49 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Umum Komite Bangkit Indonesia Rizal Ramli menuding pemerintah memanipulasi data statistik kemiskinan untuk menutupi kegagalan dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.

"Pemerintah terlalu vulgar dalam merekayasa data statistik," katanya dalam refleksi akhir tahun yang diadakan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) di Jakarta Media Center, Rabu (26/12).

Rekayasa data statistik, Rizal melanjutkan, dilakukan pemerintah secara sistematik. Manipulasi data dilakukan dengan mengubah metodelogi yang biasa digunakan untuk menghitung jumlah orang miskin dan penganggur. Selain itu pemerintah juga mengubah definisi pengangguran. "Hasilnya, di atas kertas jumlah pengangguran menurun," kata Mantan Menteri Perekonomian ini.

Padahal kenyataannya jumlah orang miskin dan penganggur justru bertambah. Rizal menyebutkan, kondisi masyarakat saat ini lebih buruk dari kondisi krisis 1998 lalu. Ketidakmampuan pemerintah menstabilkan harga bahan pokok, membuat masyarakat semakin kesulitan. "Harga minyak goreng dan beras naik terus," katanya.

Pemerintah juga dinilai gagal mengelola anggaran pengentasan kemiskinan. "Anggaran untuk mengurangi kemiskinan naik dua setengah kali tapi jumlah orang miskin justru bertambah," katanya. Dwi Riyanto Agustiar

Dari Arsip Majalah TEMPO
Kaum Miskin Ketinggalan | 21 Maret 2005
Miskin di Abad XXI, Bersama IDA  | 01 Desember 1998
Selamatan Orok di Bantaran Kumuh  | 27 Oktober 1998
Sebuah Payung untuk Anak-Anak Terbuang  | 27 Oktober 1998
Bayi-Bayi Dijual: Krisis Ekonomi, Seks Bebas, atau Bisnis?  | 27 Oktober 1998
Mereka Mengais Hidup di Jalan  | 20 Oktober 1998
Nasi Gratis dari Tuhan  | 06 Oktober 1998
Makan Sampah di Hadapan Proklamator  | 06 Oktober 1998
Suara Protes dari Penjaringan  | 20 April 1999
Miskin tak Miskin, Tetap Pasrah  | 01 Pebruari 1999
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Angka Kemiskinan Tahun Depan Bakal Turun
Wapres Bantah Pemerintah Gagal Turunkan Angka Kemiskinan
Penduduk Miskin Kalimantan Timur Bertambah 9.000 Jiwa
Menko Boediono Akui Pembangunan Ekonomi Belum Berhasil
Warga Solo Gelar Dukungan Melawan Kemiskinan
Penanganan Khusus untuk Daerah Tertinggal
Pemerintah Luncurkan Program Daerah Tertinggal
Kampung Terbelit Kemiskinan
Tim Indonesia Bangkit: Angka Kemiskinan 2007 Direkayasa
Kemiskinan Dinilai Pemicu Kematian Sekeluarga di Siak
> selengkapnya...

Referensi

Keppres RI No. 152 Tahun 1999 Tentang Badan Kesejahteraan Sosial Nasional
Keppres RI No. 144 Tahun 1999 Tentang Dewan Ekonomi Nasional
Kepres RI No.20 Thn. 2002 Tentang Pembentukan Tim Sistem Jaminan Sosial Nasional

Website

Departemen Keuangan
Departemen Sosial

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk114131 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data