Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kepala BRR Klaim Rekontruksi di Aceh dan Nias Lebih Cepat
Rabu, 26 Desember 2007 | 18:19 WIB

TEMPO Interaktif, Banda Aceh:Kepala Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR)Aceh dan Nias Kuntoro Mangkusubroto mengklaim proses rekontruksi di dua wilayah itu jauh lebih baik dan cepat dibandingkan dengan rekontruksi di negara lain.

“Jika dibandingkan dengan upaya rekonstruksi yang terjadi di Bam (Iran), Gujarat (India), Honduras, dan Turki, misalnya, progress rekonstruksi di Aceh jauh lebih cepat,” kata Kuntoro dalam siaran pers menyambut tiga tahun tsunami, Rabu (26/12).

Pelajaran yang bisa dipetik, dia melanjutkan antara lain adalah pentingnya kebersamaan semua pihak dalam memberikan respons atas bencana tsunami, dukungan dan determinasi masyarakat Aceh dan Nias, komitmen pemerintah, peraturan dan regulasi yang mendukung, serta keberanian untuk mengambil inisiatif.

“Semua ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi daerah lain di Indonesia dan juga bagi dunia internasional tentang bagaimana menghadapi sebuah bencana sebesar yang terjadi di Aceh dan Nias tiga tahun yang lalu,” terang Kuntoro.

Meski demikian, Kuntoro mengakui masih banyak kekurangan di sana-sini. Sampai akhir November 2007, jumlah rumah baru yang telah terbangun mencapai 102.691 unit dari 120.000 rumah yang harus dibangun. Lahan pertanian yang telah selesai di rehabilitasi seluas 64.019 Ha (dari total yang rusak sebesar 60.000 Ha), panjang jalan yang telah selesai sepanjang 2.191 km (dari total kebutuhan 3.000 km), pelabuhan laut yang telah selesai direhabilitasi dan direkonstruksi sebanyak 17 unit (dari yang rusak sebanyak 14 unit), dan Bandara yang telah selesai sebanyak 10 unit (dari 11 unit yang dibutuhkan).

Selain capaian tersebut, jumlah guru yang telah dilatih sampai November 2007 sebanyak 23.095 orang (dari 2.500 orang guru yang meninggal), serta fasilitas kesehatan sejumlah 613 unit dari jumlah yang sebelumnya rusak 127 unit. “Semua capaian ini hanya bisa diperoleh dengan bantuan dan dukungan masyarakat Aceh dan Nias. BRR sendiri tetap pada komitmennya untuk menyelesaikan tugas sampai April 2009,” kata Kuntoro. ADI WARSIDI


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Warga Aceh Besar Ancam Hancurkan Rumah BRR
Fasilitas Bantuan Asing di Aceh Terbengkalai
Pemerintah Daeras Sumatera Utara KUrang Peduli Kesehatan di Nias
UNICEF Kembali Serahkan 10 Sekolah di Aceh
BRR Akan Laporkan Staf Korup
Tersangka Kasus Buku BRR Kembalikan Kerugian Negara
Kuntoro Mangkusubroto: Kami Terus Bekerja
Kameramen TV Cidera dalam Kerusuhan Aceh
DPR Kecewa Hasil Rekonstruksi Aceh
Tahun Ini BRR Akan Bangun 78 Rumah
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk114141 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Emas Pertama Untuk Aceh
Penerimaan Negara Lampaui Target
Polisi Duga Ada Penyimpangan BBM di Jambi
Banjir, Longsor dan Puting Beliung Landa Balikpapan, 2 Tewas
Peringkat idA Minus Buat Trimegah dan Obligasinya

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data