|
Penduduk 5 Kota Besar Hidup Dalam Polusi
Kamis, 27 Desember 2007 | 18:19 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Tidak hanya penduduk DKI Jakarta, penduduk di kota Medan, Palembang, Semarang, Surabaya, Denpasar dan Makassar juga hidup dengan polusi asap kendaraan bermotor. Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir penduduk kota tersebut tidak pernah menghirup udara bersih lebih dari 2 bulan.
"5 tahun terakhir, penduduk di kota-kota besar seperti Medan, Palembang, Semarang, Surabaya, Denpasar dan Makassar tidak pernah menghirup udara bersih lebih dari dua bulan," kata Ketua Umum Clean Air Campaign, Ahmad Safrudin, saat deklarasi, Kamis (27/12).
Ia mengatakan, rendahnya kualitas udara bersih membuat masyarakat harus menanggung beban sosial. Masyarakat harus kehilangan waktu produktif, kesehatan menurun, dan kemampuan menurun.
Rendahnya jumlah hari dengan udara bersih di kota besar, kata dia, karena jumlah kendaraan bermotor dan konsumsi bahan bakar terus melonjak. Lonjakan itu tidak dikuti dengan kebijakan manajemen lalu lintas yang baik. Kebijakan transportasi tidak pernah sesuai dengan kebijakan tata ruang untuk ruang terbuka hijau.
"Akibatnya, masyarakat terus menerus hidup dengan polusi," katanya.
Menurutnya, jumlah kendaraan bermotor dalam sebuah kota harus konstan untuk mengurangi kadar polutan akibat emisi gas buang. Untuk menekan laju kendaraan pribadi, pemerintah daerah harus mampu menyediakan trasnportasi masasa yang memadai.
"Kenyataannya, pembangunan lebih memanjakan pengguna kendaraan pribadi. Akibatnya permintaan kendaraan pribadi terus meningkat," tandasnya.
Ia menambahkan, DKI Jakarta memang telah berhasil menambah jumlah hari dengan udara bersih, dari 45 hari pada 2006 menjadi 60 hari pada 2007, namun kebijakan pemerintah DKI soal transportasi massa tidak konsisten. "Maksudnya menyediakan busway agar penduduk beralih ke angkutan massal, malah pemprov membabat habis ruang terbuka hijau di sepanjang Thamrin untuk memanjakan pengguna kendaraan pribadi," katanya. Ninin Damayanti
INDEKS BERITA LAINNYA :
|