Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Dana Siap Pakai Bencana Sampai Maret 2008 Rp 125 Miliar
Kamis, 27 Desember 2007 | 20:41 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah menyiapkan dana on call atau siap pakai untuk penanggulangan bencana sampai Maret 2008. Bahkan di Badan Koordinasi Penanggulangan Bencana (Bakornas) masih tersimpan sisa dana sebesar Rp 70,4 milyar.

Menurut Kepala Pelaksana Harian Bakornas, Syamsul Ma'arif, dana sebesar itu untuk mengantisipasi kemungkinan potensi bencana sampai bulan Maret sesuai dengn prediksi Badan Metereologi dan Geofisika . "Puncaknya nanti diperkirakan akan terjadi pada Januari sampai Februari," kata Syamsul seusai Rapat Penanganan Bencana dengan Wakil Presiden Kamis (27/12).

Hadil dalam rapat ini Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Abyrizal Bakrie, Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, dan Menteri Kehutanan MS Kaban.

Rincian dana tersebut, kata Syamsul,pos bantuan operasional sebesar Rp 10 Milyar, pos transportasi Rp 15 milyar, peralatan Rp 70 milyar, dan dana tanggap darurat Rp 10 milyar.

"Untuk di Jawa Tengah dan Jawa Timur, diperkirakan kebutuhan dana tanggap darurat per Kabupaten Rp 100 juta," kata dia. BMG sendiri memperkirakan sampai Maret curah hujan dan ketinggian air laut yang trennya sedang naik.

Menurut Syamsul, mekanisme penanganan bencana merupakan tanggung jawab bupati/walikota setempat. Sedangkan Gubernur bertugas sebagak kepala Satuan Koordinasi Pelaksana (Sakorlak). "Bakornas sendiri membantu sesuatu yang tidak mampu ditangani daerah,untuk dana tanggap darurat harus verifikasi dulu, besok saya kesana" kata dia.

Untuk Karanganyar, sudah dikirim empat alat berat untuk membantu dan menemukan korban.Logistik juga sudah disiapkan dan cukup. Sampat saat ini, kata Syamsul,jumlah korban di Karanganyar sebananyak 67 orang, 37 meninggal dan 30 dinyatakan hilang."kalau orang hilang jangan dihitung mati dong," kata dia.

Sedangkan untuk antisipasi banjir di Jawa Tengah dan Jawa Timur, kata dia, masing-masing sudah dikirim 10 dan 20 perahu karet. "Di Karanganyar juga sudah diturunkan alat penjernih air," kata dia.

Waduk-waduk dan sungan di Jawa Tengah dan Jawa Timur, kata dia, juga akan diupayakan tidak meluap jika terjadi banjir besar. "Waduk misalnya nanti dibuka," kata dia.

Wakil Presiden juga, kata dia, meminta masyarakat agar siap siaga dan memahami peta bencana diwilayahnya. Bakornas sendiri, kata dia, akan menyampaikan buku peringatan kepada masyarakat berdasarkan peta bencana yang ada diwilayah."Nanti bupati/walikota yang akan mengkoordinasikan hal ini, karena mereka yang paham karakteristik dan budayanya," kata dia. Anton Aprianto


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk114265 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data