Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Panglima Baru Jamin Netralitas TNI di Pemilu 2009
Jum'at, 28 Desember 2007 | 22:52 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Panglima TNI yangbaru dilantik, Jenderal Djoko Santoso, menjamin netralitas TNI akan tetap terjaga dalam Pemilihan Umum 2009.

"Saya jamin. Netralitas itu pertaruhannya persatuan dan kesatuan bangsa. TNI harus netral berdiri di setiap golongan," kata Djoko usai pelantikan di Istana Negara,
Jumat (28/12).

Panglima juga melarang adanya penggunaan fasilitas TNI untuk Pemilu 2009. "Saya larang. Pengalaman saya di Yogjakarta dan Maluku, karena netralitas itulah, masalah bisa selesai," kata Djoko.

Bila nanti ditemukan pelanggaran seperti ini dalam Pemilu 2009, Djoko berjanji akan memprosesnya. "Kan ada aturannya. Itu bagian hukumlah," kata dia.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini melantik Panglima Djoko, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Letnan Jenderal Agustadi Sasongko Pramono, dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Madya Subandrio. Ketiga jenderal ini dilantik berdasarkan Surat Keputusan Presiden nomor 60 dan 61/TNI/2007 yang dikeluarkan pada 27 Desember 2007.

Tugas TNI, kata Panglima Djoko, adalah menjaga tetap tegaknya kedaulatan negara, terjaganya keutuhan wilayah dan menjaga keselamatan bangsa. Untuk melaksanakan tugas ini, Djoko meminta dukungan dan kerja sama dari seluruh komponen bangsa.

Panglima juga mengatakan bahwa pelanggaran hak asasi manusia akan diproses sesuai aturan yang berlaku. "Untuk melaksanakan tugas itu, maka visi yang saya tetapkan adalah TNI yang solid profesional, handal, berwawasan kebangsaan, dicintai dan mencintai rakyat," kata Djoko.

Meski TNI memiliki alat utama sistem persenjataan yang semakin tua, Djoko meminta TNI untuk tidak berkecil hati. "Membangun kekuatan angkatan perang itu yang terutama dan utama adalah manusianya, prajurit-prajuritnya, pemimpinnya, dan yang dipimpin," kata Djoko.

Di bawah kepemimpinannya, TNI akan memprioritaskan pembangunan peralatan tempur dan pertahanan untuk Angkatan Laut. "Yang kedua adalah Angkatan Udara, dan yang ketiga adalah Angkatan Darat," kata Djoko.

Kesejahteraan TNI, kata Panglima, merupakan tanggung jawab pemerintah. "Yang dipunyai TNI sekarang tinggal koperasi. Sedangkan yang lain-lain akan dipikirkan oleh negara," kata Djoko. Fanny Febiana


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kasad Baru Pilihan Presiden Harus Dihormati
Djoko Santoso Janji Tak Akan Libatkan Keluarga Dalam Bisnis TNI
DPR Akhirnya Setujui Djoko Jadi Panglima TNI
Djoko Santoso: Kesejahteraan Prajurit Menjadi Fokus Utama
Pemilihan KSAD Diminta Bukan Pertimbangan Politis
Djoko Santoso Terpilih Jadi Panglima TNI
Panglima TNI Baru Dilantik Senin Pekan Depan
Pemukul Anggota DPR Diajukan ke Kejaksaan
DPR Minta Kasus Pemukulan Dituntaskan
Ryamizard Dukung Djoko Suyanto Pimpin TNI
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk114388 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Diduga Perampok, Mobil Fortuner di Hancurkan Massa
Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data