|
Awak Pesawat Nomad Tiba di Jakarta
Senin, 31 Desember 2007 | 17:04 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Korban pesawat nomad milik Angkatan Laut yang jatuh di Sabang, Banda Aceh, tiba di Pangkalan Angkatan Udara Halim Perdana Kusuma. "Yang datang adalah dua korban luka, dan akan kami rawat di sini," kata Kepala Dinas Penerangan Komando Armada Kawasan Barat Angkatan Laut, Letnan Kolonel Hendra Pakan, kepada Tempo di Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Senin (31/12).
Dua korban luka itu adalah, Sersan Kepala Slamet Agustiono dan Kelasi Kepala Hari. Mereka akan Dirawat di Rumah Sakit Angkatan Laut Mintohardjo, Jakarta Pusat. Menurut Hendra, luka-luka mereka cukup serius, patah tulang leher dan tulang belakang. "Di sini, dengan peralatan lebih lengkap, mudah-mudahan bisa dirawat lebih maksimal," paparnya.
Dua unit ambulans dari Markas Komando Armada Kawasan Barat dan Rumah Sakit Minto Hardjo berwarna biru langit sudah disiapkan untuk membawa korban luka tersebut.
Hendra mengatakan, dua korban meninggal atas nama Sersan Mayor Yudi Sumbawa dan Trianda, telah dibawa ke tempat tinggal keluarga masing-masing, yakni di Medan dan Yogyakarta. Sampai sekarang, masih ada tiga orang yang belum ditemukan, Komandan Pangkalan Udara Angkatan Laut Sabang Mayor Suwito, Pilot Letnan Satu Eri Sambudi, dan Co-pilot Letnan Dua Aris. "Kami masih melakukan pencarian," ujarnya. (Raden Rachmadi/Dwi Riyanto Agustiar)
INDEKS BERITA LAINNYA :
|