Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

La Nina Ancam Produksi Pangan 2008
Kamis, 03 Januari 2008 | 21:39 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Deputi Menteri Perekonomian Bidang Pertanian dan Kelautan Bayu Krisna Murti menyatakan kondisi pangan 2008 akan dipengaruhi berhembusnya badai La Nina. La Nina, kata Bayu, akan membuat curah hujan sampai Februari diprediksi masih akan tinggi dan ombak laut besar.

"Pengaruhnya terhadap ketersediaan bahan pokok perlu dicermati," katanya saat ditemui di kantor Menteri Koordinator Perekonomian, Kamis (03/01). Menurutnya, badai La Nina akan mempengaruhi produksi dan distribusi bahan pangan.

Banjir akan berdampak terhadap siklus produksi sedangkan ombak besar membuat transportasi bahan pangan terganggu. "Di darat ada banjir, di laut ombak besar," katanya.

Khusus untuk beras Bayu menyatakan pemerintah akan mengamankan produksi dan pasokan beras. Musim basah, kata Dia, juga akan membuat mutu gabah turun. "Jadi, pasokan dan harga beras ke petani akan terpengaruh," katanya.

Lainya, kata Bayu, kenaikan harga minyak juga perlu dicermati karena akan berimplikasi terhadap kenaikan biaya transportasi. "Di Pasar Chichago harga produk biji-bijian melonjak tajam, "katanya. Diantaranya adalah kedelai, jagung dan gandum.

Namun, Bayu menegaskan pemerintah belum bersiap untuk impor. Pengaruh banjir juga dinilainya belum signifikan. Data terakhir banjir menyebabkan 50.000 hektare areal pangan terendam dan terancam puso. "Relatif kecil dari total luas panen kita yang kira-kira 7-11 juta hektare," katanya. Gunanto E.S


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Cuaca Buruk Landa Kota Baubau
Gelombang Pasang Setinggi 5 Meter Hantam Cilincing
Topan Mitag Melanda Filipina Utara
1.000 Nelayan Bangladesh Ditelan Badai
Badai Hantam Amerika, Ratusan Penerbangan Batal
Potensi Angin Lisus di Jawa Tengah Masih Besar
Badai Kara Lumpuhkan Pelabuhan Ketapang
Puting Beliung Berpotensi Terjadi di Sumatera Selatan
Anyer Dan Carita Sepi Gara-gara Ancaman Badai Jacob
Bantu Korban Puting Beliung, Kota Yogyakarta Kekurangan Beras
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk114740 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

IPB Kembangkan Sentra Benih Kedelai di Luar Jawa
Diduga Perampok, Mobil Fortuner di Hancurkan Massa
Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah

<< January,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data