Komnas HAM Jaring Tiga Calon Sekjen Baru
Jum'at, 04 Januari 2008 | 13:36 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan mengajukan tiga nama baru calon Sekretaris Jenderal Komisi pada Tim Penilai Akhir (TPA). TPA diminta mempercepat proses seleksi agar posisi tersebut segera terisi.
Ketua Komnas HAM Ifdal Kasim menyampaikan hal itu seusai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jumat (4/1). Ia ditemani oleh mantan Wakil Ketua Komnas HAM, Salahuddin Wahid atau Gus Solah.
Ifdal belum bisa menyebutkan tiga nama calon tersebut karena masih melakukan penjaringan kepada Departemen/Kementerian atau Lembaga negara yang berminat terhadap posisi ini. "Kami masih mencari nama-nama eselon satu di Departemen. Kalau sudah ada akan kami umumkan," kata dia.
Upaya ini, Ifdal melanjutkan, adalah solusi untuk memecah kebuntuan pasca penolakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengesahkan Bambang SP sebagai calon Sekjen Komnas. "Dari klarifikasi yang telah lakukan, calon ini (Bambang) memang memiliki kesalahan administrasi," kata Ifdal.
Saat didesak apakah salah administrasi ini terkait dengan penolakan Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubowono X karena mantan Sekretaris Daerah DIY ini mempunyai catatan masalah hukum, Ifdal hanya menjawab "Ini kesalahan administrasi saja, bukan itu," kata dia.
Dalam prosedur pemilihan Sekjen, kata Ifdal, Bambang SP tidak bisa lagi dipaksakan untuk tetap menjadi Sekjen Komnas HAM. Terlebih lagi Presiden tidak setuju. "ya seleksi ulang yang harus kami lakukan," kata dia.
Anton Aprianto





