Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Separuh Daerah Pulau Jawa Rawan Longsor
Jum'at, 04 Januari 2008 | 14:02 WIB

TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Pakar geologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Dr Dwikorita Karnawati mengungkapkan, beberapa daerah yang patut diwaspadai terkena longsor setelah bencana di Tawangmangu adalah daerah Gunung Muria, Banjarnegara, Wonosobo, Kebumen, dan Purworejo.

"Kerentanan tersebut akan terus bertambah jika lokasinya juga rawan terjadinya gempa bumi," kata dia kepada Tempo, Jumat, (4/1).

Menurut Dwikorita hampir 60 persen lahan di lereng pegunungan, perbukitan, dan lereng gunung di seluruh wilayah Indonesia rentan bencana tanah longsor. Dari angka 60 persen tersebut, wilayah untuk seluruh Pulau Jawa angka rawan longsor mencapai lebih dari 50 persen.

"Pulau Jawa memang sangat rentan dengan tanah longsor," kata dia.

Sejak 2003, UGM bersama tim energi dan pertambangan melakukan pemetaan mengenai daerah yang rawan longsor dan mensosialisasikan kepada masyarakat. Dalam pemetaan itu Dwikorita menyebutkan, sebanyak 20 daerah di Yogyakarta - Jawa Tengah dan 29 daerah di Jawa Timur rawan terkena
bencana tanah longsor.

"Penyebabnya daerah-daerah tersebut sangat rentan terhadap gerakan massa tanah dan batuan yang menjadi penyebab utama terjadinya longsor." Bernada Rurit

Dari Arsip Majalah TEMPO
Surat Pembaca | 11 April 2005
Menangkal Kasak-kusuk Bencana | 11 April 2005
Senjakala Bukit Matahari | 11 April 2005
Amblas Setelah Berguncang | 11 April 2005
Pemerintah Daerah Tidak Siap | 11 April 2005
Mencari Suara dari Dunia Sunyi | 11 April 2005
Mengintip Energi di Barat Toba | 11 April 2005
Kecemasan Tak Berujung | 11 April 2005
Suatu Malam Jauh di Selatan | 04 April 2005
Pulau-Pulau Seribu Gempa | 04 April 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Daerah Bencana Digelontorkan 1.780 Ton Beras
Kalla: Pemerintah Siapkan Solusi Fundamental Cegah Bencana
Diusulkan, Pemasangan Alat Peringatan Dini di Bengawan Solo
Curah Hujan Tinggi, NTT Siaga Bencana
Bantuan untuk Korban Banjir Bojonegoro Masih Tertahan
Dua Pelajar Tewas Terseret Gelombang Pasang di NTT
19 Orang Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Ngawi
SBY Jalan Kaki ke Lokasi Bencana Tanah Longsor
Wisata Tawangmangu Terimbas Bencana Longsor
Hari Ini Presiden Tinjaul Lokasi Longsor di Tawangmangu
> selengkapnya...

Referensi

Gempa Selama 2005
Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Derita Pengungsi Belum Berakhir
Niat Bantu Berbuah Isu
Membekap Trauma di Pengungsian
Anak Aceh, Anak Seribu Pulau
Tak Ada Alat, Gajah Pun Jadi
Anak Saya Teriak Abi ? Abi, Air Sudah Datang
Mobil Tenggelam, Saya Keluar dari Kaca Tengah
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Gempa Terus Berulang
Suatu Malam Jauh di Selatan
Rumah Instan Tahan Gempa

Website

Palang Merah Indonesia
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Departemen Sosial
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk114786 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Masyrakat Tonton Rumah Ryan
Ryugyong Dibangkitkan dari Koma
Dua Desa di Kwamki Lama Kembali Bentrok
9.000 Anak Di Banten Menderita Gizi Buruk
Kabupaten Batubara Kekurangan Dana Selenggarakan Pilkada

<< January,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data