|
Presiden Minta Nirmala Bonat Diberi Modal Usaha
Jum'at, 11 Januari 2008 | 03:46 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta Menteri Tenaga Kerja Erman Suparno agar memperhatikan dan membimbing Nirmala Bonat supaya mendapat pekerjaan. Permintaan disampaikan menanggapi rencana Nirmala untuk kembali ke tanah air dan melanjutkan kehidupannya.
"Kita akan berikan bantuan modal, tergantung mau usaha apa," kata Erman yang tengah berada di Kuala Lumpur saat dihubungi Tempo melalui telepon, Kamis petang.
Nirmala adalah tenaga kerja asal Desa Tuapakas, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dianiaya majikannya, Yim Pek Ha. Meski kasus itu terungkap pada 2004 lalu, tapi persidangan baru dimulai 3 Januari lalu.
Menurut Erman, Presiden bersyukur pengadilan menyatakan majikan yang telah menyiksa Nirmala dinyakatan bersalah. "Pada dasarnya presiden bersyukur proses pengadilan Nirmala dimenangkan."
Presiden bertemu Nimala selama setengah jam di hotel J.W. Marriot Kuala Lumpur, Malaysia. Presiden didampingi Ibu Ani Yudhoyono berpesan kepada Nirmala agar mentaati proses hukum yang sedang berlangsung. Pemerintah selalu memantau supaya pemerintah Malaysia dapat mempercepat meski diakui proses hukum tidak dapat diintervensi.
Kepada presiden, kata Erman, Nirmala menyampaikan terima kasih karena telah membantu penyelesaian kasusnya. Nirmala juga bersyukur kasusnya dimenangkan sehingga keadilan dan kebenaran dapat terwujud. Aqida Swamurti
INDEKS BERITA LAINNYA :
|