|
Bandara Solo Tidak akan ditutup
Senin, 14 Januari 2008 | 19:58 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Angkasa Pura I sebagai Pengelola Bandara Adi Soemarmo Solo memastikan tidak akan ada penutupan bandara pada saat penerimaan jenazah mantan Presiden Soeharto seperti isu yang berkembang selama ini.
Menurut General Manajer Bandara Adi Sumarmo, pihaknya hanya akan melakukan penundaan penerbangan atau delay. "Itu pun ketika mantan RI-1 mendarat dan upacara selesai," katanya, Senin (14/1).
Sejak memburuknya kondisi kesehatan Soeharto, beredar isu Bandara Adi Soemarmo akan ditutup sementara untuk penerbangan sipil karena bandara tersebut harus melayani pendaratan sejumlah penerbangan khusus. Bahkan ada yang menyebut, pendaratan rombongan haji pun bakal dipindah ke debarkasi lain.
Andri membantah semua isu tersebut. Dia mengatakan tidak akan ada penutupan bandara ataupun pengalihan penerbangan reguler baik kedatangan maupun pemberangkatan.
Menurut dia, penundaannya pun diperkirakan tidak akan berlangsung lama. Airport Duty Manager Bandara Adisumarmo Solo Winarto mengatakan kemungkinan akan ada dua kali delay yakni saat jenazah mantan presiden Soeharto dan rombongan presiden SBY.
Sementara itu menurut Manajer Teknik dan Operasi Bandara Adi Soemarmo, Simin, pihaknya melakukan penambahan personel berkaitan dengan pengamanan bandara.
Dia mengatakan ada tambahan 30 orang sekuriti karena pada hari biasa sekuriti yang bertugas sebanyak 10 orang tetapi kini menjadi 40 orang. Dia mengakui adanya koordinasi dengan instansi lain, yakni Korem dan Lanud berkaitan dengan persiapan menghadapi kemungkinan terburuk pada diri Soeharto. imron rosyid
INDEKS BERITA LAINNYA :
|