Widjanarko Menulis Buku dalam Tahanan
Senin, 14 Januari 2008 | 23:00 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Selama dalam tahanan, terdakwa kasus dugaan korupsi Perum Bulog, Widjanarko Puspoyo, membuat buku yang berjudul 'Konflik Elit Politik'.
"Rencananya akan diluncurkan Maret," kata Widjanarko di sela-sela persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (14/1).
Buku setebal 400 halaman itu, kata dia, sudah selesai ditulis sendiri selama dalam penjara sejak 20 Maret 2007. Dalam membuat buku, Widjan mengaku dibantu mencari bahan-bahan tulisan yang belum dimiliki.
Widjan mengatakan sengaja menulis buku tentang politik karena sudah berkecimpung dalam dunia itu sejak 1968. Buku itu, kata dia, menyoroti perilaku dan konflik elit politik yang terjadi dari Pemilu 1955-2004.
Widjanarko menambahkan, dirinya sudah meminta mantan Presiden Megawati Soekarnoputri dan mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Akbar Tanjung untuk menulis pengantar.
Widjanarko mengatakan, buku ini sama sekali tak menyinggung dugaan adanya kepentingan politik selama dirinya menjabat sebagai Direktur Utama Perum Bulog. "Buku ini ditulis agar menjadi pegangan mahasiswa," ujarnya. Rini Kustiani – TNR





