Polda Maluku Utara Bersiap Amankan Reaksi Putusan MA

Kamis, 24 Januari 2008 | 13:54 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepolisian Daerah Maluku Utara telah mengkonsolidasikan pengamanan setelah putusan Mahkamah Agung yang membatalkan keputusan Komisi Pemilihan Umum. Konsolidasi melibatkan TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan polisi pamong praja.

"Konsolidasi sudah dilakukan dengan cara latihan dan simulasi," kata Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Brigjen Mustofa, ketika dihubungi Kamis (24/1).

Menurut Mustofa pelatihan dan simulasi bertujuan menjelaskan kepada personil cara berkomunikasi di lapangan. Tujuannya agar koordinasi lebih tertata. Bila ada yang terjadi di lapangan, sudah diketahui dengan siapa akan berkomunikasi.

Dia mengatakan putusan Mahkamah Agung yang meminta perhitungan ulang di tiga kecamatan: Jailolo, Sahu Timur dan Ibu Selatan Kabupaten Halmahera Barat harus disiapkan dengan matang. Polda tak akan menambah personil yang ada. Namun meningkatkan pengamanan dengan berkoordinasi bersama aparat lainnya.

Hingga hari ketiga setelah putusan MA, situasi keamanan di Ternate dan Halmahera Barat kondusif. Tidak ada demo atau kerumunan massa pendukung pasangan gubernur Abdul Gafur-Abdurrahim Fabanyo dan pasangan Thaib Armaiyn-Gani Kasuba.

Verrianto Madjowa






Komentar Anda

Kirim