Aceh Siap Lanjutkan Pembangunan Pasca Tsunami

Kamis, 24 Januari 2008 | 20:40 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah daerah Nanggroe Aceh Darussalam siap melanjutkan pembangunan pasca-tsunami. "Saat ini proses transisi merupakan fokus terpenting," kata Kepala Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh dan Nias Kuntoro Mangkusubroto dalam acara "Indonesia Berterima Kasih pada Dunia" di Balai Sudirman, Jakarta, Kamis (24/1) malam.

Pengembangan ekonomi dan iklim investasi, kata Kuntoro, menjadi prioritas pembangunan di Aceh. Aceh yang aman dan damai perlu dijaga dengan baik setelah tsunami menghantam Aceh dan Nias pada 26 September 2004.

Menurut Kuntoro, masyarakat Aceh dan Nias dapat bangkit karena dukungan dan kontribusi besar masyarakat internasional. "Hormat dan kekaguman pada mereka patut kami sampaikan," kata Kuntoro.

Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh dan Nias akan mengakhiri masa kerja pada April 2009. Hingga akhir 2007, badan telah membangun 104.287 unit rumah dari target 120 ribu rumah.

Lahan pertanian selesai direhabilitasi seluas 64.019 hektar dari total 60 ribu hektar lahan rusak. Adapun jalan selesai hingga akhir tahun 2.191 kilometer dari total kebutuhan 3 ribu kilometer.

Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh dan Nias juga telah selesai merehabilitasi dan merekonstruksi 17 unit pelabuhan laut dari 14 unit yang rusak. Sedangkan bandara yang telah selesai dibangun banyaknya 10 unit, dari target 11 unit yang dibutuhkan.

Hingga akhir 2007 juga sebanyak 23.270 guru telah dilatih setelah tsunami menewaskan 2.500 guru. Fasilitas kesehatan yang dibangun pun telah mencapai 613 unit dari jumlah 127 unit yang rusak.

FANNY FEBIANA






Komentar Anda

Kirim