Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ketua dan Bendahara Yayasan BI Diperiksa KPK
Jum'at, 01 Pebruari 2008 | 23:07 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Ketua Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) Baridjussalam Hadi dan Bendahara YPPI Ratnawati Sari Djojomartono diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari ini, Jumat (1/2). Mereka mulai diperiksa pukul 10.00 Wib dan baru selesai pukul 20.30 Wib.

"KPK memanggil keduanya sebagai bagian dari penyidikan dalam kasus aliran dana BI. Mereka dimintai keterangan kapasitasnya saat itu sebagai pengurus YPPI," ujar juru bicara KPK, Johan Budi SP, dihubungi melalui telepon malam tadi (1/2).

Ketika selesai diperiksa, kedua orang tersebut tidak mau berkomentar banyak. Mereka langsung lari ke mobil masing-masing. Baridjussalam, yang saat itu mengenakan baju batik dilapisi jaket berwarna hitam, langsung masuk ke dalam mobil Mitsubishi Kuda hitam bernomor polisi B 2029 MI.

"Maaf ya, saya mau pengajian," ujar Baridjussalam langsung naik ke mobil.

Tindakan Baridjussalam yang terburu-buru dan langsung masuk ke mobil itu membuat Ratnawati yang mau ikut menumpang tertinggal dan harus berlari. Tapi tetap saja, mobil Baridjussalam tidak berhenti.

Akibat mobil Baridjussalam yang tidak berhenti itu, Ratnawati harus naik mobil lain, yaitu Corolla Altis hitam, bernomor polisi B 1421 ER. "Tidak dipanggil lagi," ujar Ratnawati, yang mengenakan kerudung kuning dan baju batik coklat itu sambil berlalu.

Menurut Johan Budi, pemanggilan Baridjussalam dan Ratnawati tidak terbatas sampai saat ini saja. Kedua pengurus yayasan itu bisa dipanggil kembali oleh KPK. "Tergantung hasil penyidikan, apakah keterangan mereka masih diperlukan lagi, jika masih akan dipanggil lagi," ujar Johan Budi menambahkan. Cheta Nilawaty


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Badan Kehormatan Segera Minta Keterangan Dewan Gubernur BI
KPK: Keterangan Pejabat BI Tak Konsisten
Direktur Hukum BI Kembali Diperiksa KPK
Badan Kehormatan Belum Akan Memanggil Para Penerima Suap BI
Survei TII: Suap di Pengadilan karena Diminta
Badan Kehormatan Undang Ketua Pansus RUU Pemerintahan Aceh
Kasus Amplop DPR Akan Dibahas

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk116783 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Banjir, Longsor dan Puting Beliung Landa Balikpapan, 2 Tewas
Peringkat idA Minus Buat Trimegah dan Obligasinya
Eksepsi Burhanuddin Abdullah Ditolak
Partai Lolos Verifikasi Tak Punya Pengurus
Komandan Pasmar-1 Diganti Surabaya

<< February,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data