Markas Tentara Internasional di Dili DiBom

Jum'at, 08 Februari 2008 | 11:36 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Markas besar tentara Internasional di Dili, Timor Leste semalam sekitar pukul 20.00 waktu setempat di bom oleh kelompok tak dikenal.

Satu granat diledakan ke dalam markas tentara Internasional pimpinan Australia, namun tidak merusak alat militer dan tidak melukai siapapun. Ancaman terhadap tentara Internasional itu yang kedua kalinya.

Sebelumnya mereka diancam oleh kelompok pemberontak pimpinan Alfredo Reinado Alves dengan 8 kali tembakan keatas, di Distrik Ermera, dan semalam dibom dari belakang markas mereka. Hingga pagi ini, penjagaan disekitar sana diperketat.

Sejauh ini, pelaku peledakan bom belum ditangkap, namun investigasi terus berjalan. "Markas kami dibuang satu granat oleh sekelompok orang tak dikenal, tapi tidak merusak apa-apa dan tidak melukai serdadu saya,"kata komandan tentara Internasional Brigadeir Jenderal James Baker.

Ia menambahkan, dengan beberapa ancaman, tentara Internasional, Polisi PBB dan polisi Timor Leste terus berpatroli di kota Dili dan sekitarnya.
Sementara, 71 tentara petisi Timor Leste masuk ke markas, tempat yang ditunjuk pemerintah, di Dili, Kamis kemarin.

Dari 71 orang tentara petisi diantaranya 1 wanita. Mereka ditemui Perdana Menteri Xanana Gusmao ketika masuk ke markas tersebut. Mereka diminta menunggu proses penyelesaian masalah yang pemerintah sedang melakukan negosiasi. JOSE SARITO AMARAL






Komentar Anda

Kirim