PDP Optimistis Penuhi Syarat Verifikasi
Minggu, 10 Februari 2008 | 08:21 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) optimistis memenuhi syarat verifikasi partai politik yang dilakukan Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia. Sekretaris Jenderal PDP, Didi Supriyanto, mengatakan saat ini sudah 90 persen syarat dipenuhi PDP.
?Sebelum tanggal 20 Februari, kami akan menyerahkan semua persyaratan ke Dephukham,? katanya saat dihubungi Tempo, Ahad (10/2).
Menurut Didi, saat ini PDP masih mendata semua persyaratan yang akan diajukan. Dephukham sendiri akan membuka pendaftaran verifikasi sampai 27 Februari.
Didi mengatakan, partainya dan sejumlah partai baru menemui kesulitan dalam pembuatan surat keterangan dari badan atau dinas kesatuan bangsa di daerah, dan surat rekomendasi dari camat. Ia menilai aparat birokrasi tak siap mengeluarkan surat tersebut. ?Syarat di tiap daerah kok bisa berbeda,?katanya.
Contohnya, kata Didi, ada daerah yang meminta Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bahkan, ada daerah yang meminta bukti pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Padahal, syarat pembuatan surat itu hanya Surat Keputusan Kepengurusan Partai Politik dan keterangan domisili.
Selain itu, Didi melanjutkan, banyak aparat birokrat mempertanyakan biaya yang digunakan dalam pengajuan surat keterangan. ?Mereka tak tahu, dananya diambil dari mana,? katanya. Sehingga, ada partai politik yang dipalak oleh aparat birokrat.
Kondisi inilah yang diprotes 27 partai baru yang tergabung dalam Aliansi Partai Politik Baru untuk Keadilan. Mereka menilai Dephukham tak memiliki prosedur baku dalam proses verifikasi. Tapi, pendapat ini dibantah Menteri Hukum dan HAM, Andi Mattalata. Menurut Andi, surat keterangan merupakan pengganti verifikasi faktual. Pembuatan surat keterangan ini justru meringankan partai baru.
Didi menilai syarat pembuatan surat keterangan sangat merugikan partai baru. Apalagi, waktu yang diberikan sangat mepet. Dephukham kemungkinan akan membuka verifikasi partai politik tahap dua pada Agustus mendatang. Tapi, persiapan partai menghadapi pemilihan umum 2009 pun kian mepet. Selain itu, partai baru pun akan menjalani verifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum. ?Ya kalau proses verifikasinya bisa sesuai jadwal. Kalau tidak, terpaksa menunggu Pemilu 2014,? katanya. PRAMONO





