Marhaenis Perlu Menyesuaikan Zaman
Sabtu, 16 Februari 2008 | 16:12 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Para pendukung paham ajaran Soekarno, Marhaen, perlu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman karena muncul anggapan Marhaenis identik dengan politisi dan aktivis. "Belum muncul sumbangsih kecendekiawanan," kata Anggota Dewan Pakar Cendekiawan Marhaenis Budiman Sudjatmiko dalam deklarasi Cendekiawan Marhaenis di Gedung Joang 45, Jakarta, Sabtu (16/2).
Marhaenis, kata dia, harus mampu mendorong pembangunan Indonesia. Konsep dan pemikiran Marhaenis berpotensi mengubah kondisi masyarakat yang terpuruk.
Ketua Umum Dewan Pendiri Cendekiawan Marhaenis Mashuri Suryaningrum menyatakan Marhaenisme merupakan perekat dan pendorong semangat kebersamaan dan gotong-royong. Kaum cendekiawan, kata dia, bertanggung jawab membebaskan rakyat dari kemiskinan.
"Cendekiawan Marhaenis merupakan wadah dan alat perjuangan," kata dia.
KURNIASIH BUDI





