|
Sudah 300 Teroris Ditangkap di Indonesia
Kamis, 21 Pebruari 2008 | 16:26 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Departemen Luar Negeri H.E. Primo Alui Joelianto menyatakan hingga kini sebanyak 300 teroris yang ada di Indonesia sudah ditangkap. Dari jumlah itu, 200 teroris sudah dijatuhi hukuman. Sedangkan yang lainnya menunggu proses peradilan.
"Ini menjadi bukti bahwa Indonesia sudah berhasil menangani masalah terorisme," kata Primo usai pembukaan "The 6th ASEAN Regional Forum Intersessional Meeting on Counter-Terrorism and Transnastional Crime" di Semarang, Kamis (21/2).
Keberhasilan Indonesia menangani teroris, ujarnya, juga ditunjukan dengan semakin berkurangnya kasus terorisme pada tahun 2007. Meski dinilai sudah berhasil meredam gerakan terorisme tapi Indonesia bersama dengan negara-negara lain akan selalu mencari solusi untuk melawan gerakan terorisme.
Sebanyak 27 negara bertemu di Semarang selama dua hari ini dalam rangka menyusun strategi untuk meredam aksi terorisme. Pertemuan ini melibatkan masyarakat, LSM, dan media.
Acara ini sebagai tindak lanjut keputusan Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN REGIONAL FORUM ke-14 di Manila, pada Agustus 2007. Agenda utama antara lain mengidentifikasi latar belakang, motif dan alasan terkini di balik tindakan terorisme dan kejahatan transnasional; dan melakukan identifikasi cara memperkuat kerja sama negara dan institusi internasional di kawasan Asia Pasifik.
Selain itu, kata Primo, pertemuan juga akan menelurkan rekomendasi-rekomendasi mengenai bentuk kegiatan apa yang bisa dilakukan masyarakat untuk ikut memerangi terorisme. Primo mencontohkan, warga bisa aktif meminta atau memberi informasi tentang keberadaan seseorang yang dicurigai dan juga bisa melalui pendidikan dan dialog antarperadaban dan agama.
Rofiuddin
INDEKS BERITA LAINNYA :
|