Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ledakan Penyakit Kanker Ancam Negara Berkembang
Sabtu, 23 Pebruari 2008 | 16:04 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Dunia terancam ledakan penyakit kanker dalam kurun waktu 25 tahun ke depan. Diperkirakan akan ada 84 juta orang meninggal akibat penyakit kanker.

Menurut Ketua Perhimpunan Ongkologi Indonesia Prof Suhartati, ledakan kanker terutama terjadi di negara berkembang. "Ada peningkatan penderita kanker sebanyak 300 persen pada tahun 2030," kata dia dalam seminar Cancer Update 2008 di Hotel Borobudur, Jakarta (23/2).

Penyebabnya, kata Tati, karena penyakit kanker termasuk dalam neglected endemic. Senada dengan Tati, Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Nyoman Kamdun mengatakan masalah utama penanggulangan penyakit ini karena kurangnya keterpaparan masyarakat akan penyakit itu sendiri. "Sehingga tidak ada pencegahan dini," jelasnya.

Hal ini dibuktikan dengan pasien yang datang sudah pada kondisi stadium lanjut. "Mereka datang dalam kondisi stadium advanced dan local advanced," tambah Tati. Untuk itu, Departemen Kesehatan akan memprioritaskan penanggulangan dari hulu berupa tindakan preventif. "Lebih baik mencegah daripada mengobati," jelas Nyoman.

Depkes sendiri tengah melakukan pilot project pencegahan kanker di berbagai daerah di Indoensia, antara lain di Kabupaten Goa, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Gunung Kidul. Program tersebut berupa kunjungan personal, terapi kreo, dan pemeriksaan klinis. "Semua program ini dapat dilakukan oleh dokter umum," pungkas Nyoman. Nantinya deteksi kanker tidak perlu lagi pergi ke dokter spesialis.

Depkes juga berencana melakukan terobosan dengan melakukan pendaftaran penderita kanker yang dilakukan di seluruh Indonesia. "Tujuannya untuk surveilance," kata Nyoman.

Berdasarkan hasil survei kesehatan rumah tangga, kanker merupakan penyebab kematian nomor lima di Indonesia. Dalam 20 tahun terakhir angka penderita kanker bertambah dari 3,64 persen tahun 1981 menjadi 6 persen di tahun 2001.

Purborini

Dari Arsip Majalah TEMPO
Tips Kesehatan | 11 April 2005
Bila Keramas Mengundang Cemas | 11 April 2005
Tips Kesehatan | 04 April 2005
Timbul Tenggelam Flu Pembunuh | 04 April 2005
Mudahnya Berburu Mahkota Dewa | 04 April 2005
Menguji Rahasia Lama | 04 April 2005
Humanitarian Intervention | 28 Maret 2005
Tips Kesehatan | 28 Maret 2005
Flu Burung Kembali Mematuk | 28 Maret 2005
Berkembang di Tubuh yang Lemah | 28 Maret 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kurang Tidur Tingkatkan Risiko Diabetes
Tangerang Sepakati Kerjasama Kesehatan Lintas Batas
Kematian Anak Akibat Pneumonia Tinggi
Dokter Mulai Periksa Dede "Manusia Pohon"
Menkes Perintahkan “Manusia Pohon” Dirawat
Menteri Kesehatan Serahkan 97 Penghargaan
Ratusan Warga Palu Jalani Operasi Bibir Sumbing
Warga Solo Akan Mendapat Kartu Berobat Berlangganan
Rp 88 Miliar untuk Pendidikan dan Kesehatan Gratis di Kupang
Dua Anak Meninggal akibat DBD di Palu
> selengkapnya...

Referensi

UU RI No.9 Thn.1960 Tentang Pokok - Pokok Kesehatan
PP RI No.39 Thn.1995 Tentang Penelitian Pengembangnan Kesehatan
PP RI No.32 Thn.1996 Tentang Tenaga Kesehatan
Perang
Polio Impor di Sukabumi (II)
Polio Impor di Sukabumi
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Departemen Kesehatan

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk118025 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Ryugyong Dibangkitkan dari Koma
Dua Desa di Kwamki Lama Kembali Bentrok
9.000 Anak Di Banten Menderita Gizi Buruk
Kabupaten Batubara Kekurangan Dana Selenggarakan Pilkada
Karena Ditekan, Glenn Suap Urip Rp 1 Miliar

<< February,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data