Masih ada Gelombang Tinggi
Senin, 25 Februari 2008 | 08:49 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Badan Meteorologi dan Geofisika memperkirakan gelombang tinggi yang berpotensi menganggu pelayaran masih akan melanda sejumlah perairan pada hari ini hingga Selasa besok. Namun kali ini gelombang tidak mengancam kapal-kapal besar.
Dalam keterangan resmi BMG, diperkirakan gelombang setinggi 3-4 meter yang berbahaya bagi perahu nelayan, tongkang, dan ferry akan melanda Perairan barat Bengkulu hingga Lampung.
Gelombang setinggi 2-3 meter akan terjadi di Perairan barat Aceh hingga Sumatera Barat, Selat Sunda, Perairan sebelah selatan Jawa, Laut Timor, Laut Natuna, Selat Karimata bagian Utara, Laut Sulawesi bagian timur, Perairan Kep. Sangihe Talaud, Laut Halmahera, Perairan sebelah utara Papua, Perairan Kep. Aru, dan Laut Arafuru. Gelombang ini berbahaya bagi perahu nelayan dan tongkang
Gelombang setinggi 1,25-2 meter yang hanya berbahaya bagi perahu nelayan, akan melanda Perairan utara Aceh, Perairan selatan Bali hingga NTB, Laut Sawu, Selat Karimata bagian Selatan, Laut Jawa, Selat Makassar bagian Selatan, Laut Flores, Perairan selatan Sulawesi, Laut Sulawesi bagian barat, Laut Maluku, Laut Seram, Laut Banda.
Seperti diberitakan, akibat gelombang tinggi belakangan ini sejumlah pembangkit listrik kekurangan pasokan batu bara karena kapal tongkang pengangkut sulit merapat. Perusahaan Listrik Negara pun menerapkan pemadaman bergilir. Di sejumlah daerah, nelayan masih takut melaut.
Terkait gelombang tinggi ini, Departemen Perhubungan terus memperbaharui Maklumat Pelayaran yang berisi seruan agar pelaku pelayaran benar-benar memperhatikan kondisi cuaca, dan administrator pelabuhan berhati-hati mengeluarkan Surat Izin Berlayar.
Harun Mahbub





