Soal Parlementary Treshold Mulai Mengerucut
Rabu, 27 Februari 2008 | 07:18 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Fraksi-fraksi dalam forum lobi pada Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Pemilihan Umum sudah mulai mengerucut.
"Soal parlementary treshold, Golkar, PDI Perjuangan, dan PKB ingin tetap tiga persen. Yang lainnya dua persen," ujar Wakil ketua Panitia Khusus RUU Pemilihan Umum, Andi Yuliani Paris, di sela-sela pertemuan, di Hotel Santika, Jakarta Barat, Rabu (27/2) dini hari.
Fraksi-fraksi dari partai kecil, kata Andi, sudah rela untuk berkompromi soal persentase ini dengan menambah jumlah treshold dari 1 sampai 1,5 persen menjadi dua persen. "Mereka ingin mencapai titik temu dalam forum lobi ini," ujar politikus dari Partai Amanat Nasional ini.
Menurut dia, sepanjang dini hari ini, fraksi-fraksi masih terus berusaha untuk mencapai kesepakatan atas soal ini. "Tapi, masalah-masalah lain juga tetap dibahas," ujar anggota Komisi Pemerintahan DPR ini.
Politikus asal Sulawesi selatan ini juga mengatakan, permasalahan krusial lain adalah soal sisa suara. Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi yang sebelumnya meminta sisa suara itu ditarik ke provinsi, sudah berubah. "Mereka mendukung sisa itu dibagi habis di daerah pemilihan. Ini didukung oleh PDS dan PBR," ujar Andi.
Raden Rachmadi





