IDI Tuding Penelitian IPB Tak Relevan dengan Manusia

Rabu, 27 Februari 2008 | 17:18 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ikatan Dokter Indonesia menilai hasil penelitian Institut Pertanian Bogor tentang kontaminasi susu bayi tidak relevan dengan manusia. “Hasil penelitian yang dilakukan terhadap hewan percobaan mancit tidak dapat digeneralisasikan terhadap manusia,” kata Fahmi Idris, Ketua IDI di kantornya, Jakarta, Rabu 27/2). “Ini isu murahan, seolah sudah terjadi pada manusia.”

Menurut Fahmi, untuk menyimpulkan bahwa suatu penelitian terjadi pada manusia harus ada kriteria tertentu. “Salah satunya harus memenuhi biologikal gradian, yaitu berapa banyak jumlah bakteri secara bermakna dapat mengakibatkan seseorang menjadi sakit,” katanya. “Sedangkan penelitian di IPB belum terbukti terjadi pada manusia.”

Senin lalu IPB mengungkapkan hasil penelitian 22,73 persen susu formula dan makanan bayi mengandung Enterobacter Sakazakii. Bakteri ini disebutkan berbahaya bagi organ tubuh seperti pembuluh darah, selaput otak, saraf tulang belakang, limpa, dan usus bayi. “Seharusnya penelitian ini dibuktikan melalui studi epidemologi bukan dengan hewan percobaan,” kata Fahmi. Aqida Swamurti/ Angel Christy Patricia






Komentar Anda

Kirim